BEKISARMEDIA.ID — Mencari busana muslim yang elegan untuk Hari Raya Idul fitri, kini tidak perlu jauh-jauh melirik merk luar, karena wastra lokal Sumatra Selatan (Sumsel) tampil memukau di panggung catwalk.
Ketua Dekranasda Sumsel, Hj. Febrita Lustia, memboyong parade busana muslim bertajuk Kriya Sriwijaya Raya Fashion ke Atrium Palembang Indah Mall (PIM), Sabtu, 14 Maret 2026.
Langkah ini diambil untuk mendekatkan produk kriya unggulan pengrajin daerah, langsung ke jantung keramaian masyarakat, menjelang momen Lebaran yang tinggal hitungan hari.
Inspirasi Busana Muslim Lokal dari Kriya Sriwijaya
Hj. Febrita Lustia menjelaskan bahwa pemilihan mall sebagai lokasi acara bukanlah tanpa alasan, melainkan agar warga lebih mudah mendapatkan referensi busana Lebaran berkualitas.
Ia ingin mengubah pola pikir masyarakat, agar lebih bangga mengenakan produk buatan desainer dan pengrajin lokal Sumsel yang kini tampil semakin modern.
“Saya ingin bapak dan ibu sekalian terinspirasi untuk memilih produk lokal terbaik bagi keluarga di Hari Raya nanti,” ungkap Hj. Febrita Lustia dengan semangat.
Pesona Tas Lakuer yang Mendunia
Tidak hanya pamer busana, gelaran ini juga menjadi panggung megah bagi peluncuran koleksi Tas Lakuer, produk kriya khas Sumsel yang punya nilai seni tinggi.
Tas berbahan teknik lakuer yang unik ini terus dikembangkan agar mampu bersaing, tidak hanya di pasar lokal tetapi juga menembus kancah internasional.
Hj. Febrita Lustia juga mengajak para pelaku UMKM, baik yang senior maupun pemula, untuk terus berkolaborasi menciptakan inovasi yang bisa memikat hati konsumen milenial.
Dukungan Penuh dari Perbankan dan Pelaku Usaha
Acara yang berlangsung meriah ini juga mendapat apresiasi dari pihak perbankan dan manajemen mall yang berkomitmen menjadi wadah promosi karya lokal.
General Manager PIM, Ongky Prastiono, menegaskan, pihaknya siap memberikan ruang seluas-luasnya bagi Kriya Sriwijaya untuk memperluas jangkauan pasar mereka.
Sinergi antara pemerintah, Bank Sumsel Babel, dan sektor swasta ini diharapkan membuat produk lokal benar-benar menjadi tuan rumah di tanah Sriwijaya. (ohs)
Baca juga :
