BekisarMedia.id — Persaingan kompetisi BRI Super League musim 2025/26 semakin menarik, memasuki pekan ke-21. Berdasarkan klasemen terbaru, Persib Bandung berhasil mempertahankan posisi puncak dengan 47 poin dari 20 pertandingan. Konsistensi performa Maung Bandung terlihat dari dominasi kemenangan yang membuat mereka unggul tipis dari pesaing terdekat.
Di posisi kedua, Borneo FC Samarinda terus menempel ketat dengan 46 poin. Tim asal Kalimantan ini menunjukkan stabilitas permainan sepanjang musim, dan masih berpeluang besar merebut posisi teratas jika mampu menjaga tren positif pada laga-laga berikutnya.
Sementara itu, Persija Jakarta menempati peringkat ketiga dengan 44 poin. Klub yang berjuluk Macan Kemayoran itu, masih menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar, meskipun inkonsistensi hasil dalam beberapa pertandingan terakhir membuat mereka tertinggal dari dua rival utama.
Kejutan datang dari Malut United FC yang menempati posisi keempat dengan 40 poin. Penampilan agresif dan produktivitas gol tinggi, menjadikan tim ini sebagai salah satu kekuatan baru yang patut diperhitungkan di papan atas klasemen BRI Super League musim 2025/2026. Kehadiran mereka memberi warna baru dalam persaingan menuju tangga juara.
Di papan tengah, Persebaya Surabaya dan Persita masih berupaya menjaga peluang menembus zona atas. Persaingan ketat juga terjadi di posisi 7 hingga 12, di mana selisih poin relatif tipis membuat perubahan klasemen bisa terjadi setiap pekan.
Sementara itu, situasi berbeda dialami tim papan bawah. Persis Solo masih tertahan di posisi juru kunci dengan 12 poin. Ancaman degradasi semakin nyata, jika tidak segera memperbaiki performa pada sisa pertandingan musim ini.
Semen Padang FC dan Persijap Jepara juga berada dalam tekanan, karena selisih poin yang belum aman dari zona merah. Secara keseluruhan, kompetisi musim ini menunjukkan tingkat persaingan yang tinggi dan tidak mudah diprediksi.
Perebutan gelar juara, zona papan tengah, hingga perjuangan menghindari degradasi, dipastikan berlangsung sengit hingga pekan terakhir. Konsistensi, kedalaman skuad, serta strategi pelatih akan menjadi faktor penentu dalam menentukan nasib setiap klub di akhir musim. (ang)