Pertandingan antara PSIM Yogyakarta menghadapi Persis Solo pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, berakhir tanpa pemenang. Laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada hari Jum’at, tanggal 6 Februari 2026 itu, ditutup dengan skor 0-0. Hasil ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam persaingan ketat papan klasemen musim ini.
Sejak peluit awal dibunyikan pada pukul 15.30 WIB, kedua tim langsung menampilkan permainan disiplin. PSIM Yogyakarta yang bermain di hadapan pendukung sendiri, mencoba tampil lebih agresif, sementara Persis Solo memilih pendekatan lebih hati-hati, dengan mengandalkan serangan balik cepat. Namun hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol yang tercipta dari kedua kubu.
Pertandingan berlangsung cukup ketat, terutama di lini tengah. Beberapa pergantian pemain terjadi pada babak kedua, untuk menambah daya gedor, tetapi solidnya lini pertahanan masing-masing tim, membuat peluang yang tercipta gagal berbuah gol. Berdasarkan data pertandingan, total penonton yang hadir mencapai 8.476 orang atau sekitar 47 persen kapasitas stadion, menunjukkan antusiasme suporter yang tetap tinggi.
Jalannya Pertandingan
PSIM Yogyakarta tampil cukup dominan dalam penguasaan bola, terutama di babak pertama. Mereka beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Persis melalui kombinasi umpan pendek dan serangan dari sisi sayap. Namun lini belakang Persis Solo tampil disiplin dan mampu mematahkan berbagai peluang tuan rumah.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit meningkat. Kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain sekitar menit ke-59 hingga menit ke-84, untuk mencari celah kemenangan. Persis Solo sempat mendapatkan momentum melalui serangan balik cepat, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga akhir laga.
Hasil imbang ini menjadi tambahan satu poin yang cukup penting bagi kedua tim, terutama dalam menjaga posisi di Klasemen BRI Super League 2025/2026 yang semakin kompetitif.
Dampak ke Klasemen
Berdasarkan klasemen sementara, PSIM Yogyakarta kini menempati posisi ke-7 dengan koleksi 31 poin dari 20 pertandingan. Catatan mereka sejauh ini adalah 8 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 5 kekalahan dengan selisih gol +1 (24 gol memasukkan dan 23 kebobolan).
Hasil imbang melawan Persis Solo, membuat PSIM tetap berada di papan tengah dan masih berpeluang menembus zona atas jika mampu konsisten di pertandingan berikutnya.
Sementara itu, Persis Solo masih tertahan di posisi ke-18 atau juru kunci, dengan 11 poin dari 20 pertandingan. Mereka baru mencatatkan 2 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 13 kekalahan dengan selisih gol -20.
Tambahan satu poin dari laga ini belum cukup untuk mengangkat posisi Persis keluar dari zona bawah, namun setidaknya memberikan sedikit momentum positif.
Di papan atas, Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan 44 poin, diikuti Borneo FC Samarinda dengan 43 poin, serta Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 41 poin. Persaingan menuju gelar juara musim ini dipastikan semakin sengit seiring berjalannya kompetisi.
Jadwal dan Hasil Pertandingan
Dalam rangkaian Jadwal dan Hasil Pertandingan BRI Super League 2025/2026, laga PSIM Yogyakarta kontra Persis Solo menjadi salah satu pertandingan penting pekan ini. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi klasemen, namun hasil akhir menunjukkan kekuatan yang relatif berimbang.
PSIM selanjutnya dijadwalkan menghadapi Persik pada pertandingan berikutnya, sementara Persis Solo harus berjuang keras untuk keluar dari tekanan di papan bawah. Konsistensi performa akan menjadi kunci bagi kedua tim dalam menghadapi sisa musim kompetisi.
Persaingan Top Score
Selain persaingan di klasemen, perburuan gelar top score BRI Super League 2025/2026 juga semakin menarik. Sejumlah penyerang dari tim papan atas terus menunjukkan ketajamannya, membuat persaingan pencetak gol terbanyak berlangsung ketat. Setiap pertandingan kini menjadi peluang penting bagi para striker untuk menambah koleksi gol sekaligus membantu tim mereka meraih poin penuh.
Mandulnya laga PSIM kontra Persis tentu tidak menambah daftar gol dalam perebutan top score, namun kompetisi masih panjang dan peluang masih terbuka lebar bagi para penyerang untuk bersinar.
Evaluasi Kedua Tim
Bagi PSIM Yogyakarta, hasil imbang ini menunjukkan bahwa lini pertahanan mereka cukup solid, namun penyelesaian akhir masih perlu diperbaiki. Bermain di kandang seharusnya menjadi keuntungan untuk meraih tiga poin, sehingga efektivitas serangan akan menjadi fokus evaluasi tim pelatih.
Sementara Persis Solo patut diapresiasi atas kerja keras mereka mencuri satu poin di kandang lawan. Pertahanan yang disiplin menjadi modal penting, namun mereka tetap harus meningkatkan produktivitas gol jika ingin keluar dari posisi terbawah klasemen.
Kompetisi BRI Super League 2025/2026 masih menyisakan banyak pertandingan. Setiap poin kini menjadi sangat berharga, baik bagi tim papan atas yang memburu gelar juara maupun tim papan bawah yang berjuang menghindari degradasi.
Hasil imbang tanpa gol antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo menjadi bukti bahwa persaingan musim ini berlangsung ketat dan penuh tekanan hingga pekan-pekan akhir. (ohs)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel




