Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Liliyani A. Rohman Husen, menghadiri Musyawarah Paripurna (Muspar) IX Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2026 yang digelar di Gedung Perjuangan Wanita, Palembang, hari Kamis, tanggal 12 Februari 2026. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Liliyani A. Rohman Husen, menghadiri Musyawarah Paripurna (Muspar) IX Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2026 yang digelar di Gedung Perjuangan Wanita, Palembang, hari Kamis, tanggal 12 Februari 2026. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)

Perempuan Sumsel Bergerak! BKOW Siapkan Perubahan Nyata

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Sumatera Selatan

BekisarMedia.id — Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Liliyani A. Rohman Husen, menghadiri Musyawarah Paripurna (Muspar) IX Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2026 yang digelar di Gedung Perjuangan Wanita, Palembang, hari Kamis, tanggal 12 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi organisasi perempuan se Sumsel dalam memperkuat sinergi, merumuskan program kerja, serta mempertegas kontribusi nyata perempuan dalam pembangunan daerah.

Muspar IX BKOW Sumsel dihadiri berbagai perwakilan organisasi perempuan dari kabupaten dan kota se Sumsel.

Forum ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi, tetapi juga momentum evaluasi terhadap peran organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, dalam sambutannya menekankan tentang pentingnya peran strategis organisasi perempuan dalam mendorong perubahan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia mengingatkan agar BKOW tidak hanya menjadi ruang berkumpul, melainkan mampu menghadirkan program konkret yang memberikan manfaat nyata.

“BKOW jangan hanya menjadi tempat berkumpul tanpa kegiatan yang memberi dampak nyata. Perempuan memiliki kekuatan besar dalam mendorong perubahan sosial dan pembangunan,” ujar Cik Ujang di hadapan peserta Muspar.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi penting dalam pembangunan, karena mampu menjangkau berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, keluarga, ekonomi, hingga kesehatan.

Oleh karena itu, organisasi perempuan diharapkan dapat terus memperkuat kapasitas, memperluas jaringan, serta menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BKOW Sumsel, Lidyawati Cik Ujang, menegaskan bahwa arah kebijakan organisasi ke depan akan difokuskan pada sejumlah sektor strategis. Fokus tersebut mencakup penguatan moral dan keagamaan, peningkatan kualitas pendidikan termasuk penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta penguatan nilai sosial budaya.

Selain itu, BKOW juga akan menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi perempuan melalui penguatan koperasi dan peningkatan kapasitas ketenagakerjaan. Di bidang sosial, organisasi ini akan terus mendorong program kesehatan, kesejahteraan keluarga, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Fokus ini menjadi pijakan agar organisasi perempuan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Lidyawati Cik Ujang.

Ketua GOW Kabupaten Muba, Liliyani A. Rohman Husen, menyambut baik pelaksanaan Muspar IX BKOW Sumsel. Ia menilai forum ini menjadi wadah penting untuk memperkuat peran perempuan di berbagai sektor kehidupan, sekaligus memperluas ruang partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam bidang pemerintahan, sosial, dan ekonomi. Oleh karena itu, organisasi perempuan harus terus mendorong peningkatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan di berbagai lini.

“Kami berharap BKOW benar-benar menjadi ruang strategis yang mendorong perempuan berperan aktif, baik di legislatif, eksekutif, yudikatif, maupun di lembaga non-pemerintah,” ujar Liliyani A. Rohman Husen.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antarorganisasi perempuan sangat penting dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi keluarga, serta pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Melalui Muspar IX ini, diharapkan BKOW Sumsel semakin solid dalam menjalankan program kerja yang terarah, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Peran perempuan yang semakin kuat di berbagai sektor diharapkan mampu mendorong terciptanya pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Forum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan bangsa, bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai penggerak perubahan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat. (ref)

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

Ditulis oleh : Refni Silfiani | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

About Refni Silviani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *