BekisarMedia.id — Manajemen Persik Kediri memberikan waktu libur kepada seluruh pemain selama 10 hari dalam rangka momentum Idul fitri tahun 2026. Kebijakan tersebut memungkinkan para pemain untuk pulang ke kampung halaman, dan merayakan hari raya bersama keluarga.
Manajer Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, menjelaskan bahwa aktivitas latihan tim dihentikan sementara mulai 13 Maret hingga 22 Maret 2026. Para pemain dijadwalkan kembali menjalani latihan bersama pada 23 Maret mendatang.
“Latihan tim akan diliburkan mulai 13 Maret. Para pemain akan kembali menjalani aktivitas latihan pada 23 Maret 2026. Libur ini diberikan berkaitan dengan perayaan Hari Raya Idul fitri,” ujar Syahid Nur Ichsan, dilansir dari ileague.id, hari Sabtu, tanggal 14 Maret 2026.
Selama masa libur tersebut, pemain diberi kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman masing-masing. Namun demikian, manajemen tetap memastikan kondisi fisik pemain tetap terjaga, dengan memberikan program latihan mandiri.
Syahid Nur Ichsan menegaskan bahwa tim pelatih telah menyiapkan program latihan individu, yang wajib dijalankan oleh seluruh pemain selama masa libur. Program tersebut bertujuan menjaga kebugaran pemain, agar tidak mengalami penurunan performa saat kembali menjalani latihan bersama tim.
“Program latihan mandiri sudah disiapkan oleh tim pelatih. Jadi selama libur pemain tetap harus menjalankan program tersebut agar kondisi fisik mereka tetap terjaga,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh pemain untuk kembali ke Kediri tepat waktu karena tim harus segera melakukan persiapan menghadapi pertandingan selanjutnya di BRI Super League.
Persik Kediri dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara pada 6 April 2026. Oleh karena itu, tim pelatih membutuhkan waktu yang cukup untuk mempersiapkan strategi dan kondisi pemain.
Sementara itu, pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengatakan bahwa libur yang diberikan bukan hanya untuk merayakan hari raya, tetapi juga sebagai bagian dari proses pemulihan fisik dan mental pemain.
Menurut pelatih asal Spanyol itu, jadwal kompetisi yang padat, membuat pemain membutuhkan waktu untuk beristirahat, agar dapat kembali tampil maksimal pada pertandingan berikutnya di BRI Super League musim 2025/2026.
“Libur ini penting, untuk memulihkan kondisi fisik dan mental pemain setelah menjalani pertandingan yang cukup padat. Setelah itu kami akan kembali fokus untuk meraih hasil terbaik hingga akhir musim,” ujarnya.
Marcos Reina Torres juga memastikan bahwa para pemain tetap mendapatkan pengawasan, melalui program latihan mandiri yang disiapkan oleh pelatih fisik.
Selain menjaga kebugaran, program tersebut juga bertujuan mencegah pemain mengalami peningkatan berat badan selama masa libur.
“Saya yakin, para pemain akan tetap profesional dan menjalankan program latihan dengan baik, selama masa libur,” kata Marcos Reina Torres. (try)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel





One comment
Pingback: Persis Solo Tekuk Bali United 3-0, Keluar dari Zona Degradasi - BekisarMedia.id