BEKISARMEDIA.ID — Antusiasme sekolah sepak bola (SSB) di Sumatra Selatan (Sumsel) untuk ambil bagian dalam ajang Sumsel Junior League 2026 Regional Sumsel 1 Palembang terbilang tinggi. Hingga saat ini, belasan tim dari berbagai daerah dipastikan telah mengamankan slot resmi untuk bersaing di kompetisi usia dini bergengsi tersebut.
Berdasarkan data terkini dari pihak penyelenggara, sebanyak 17 tim telah mendaftarkan diri secara resmi. Seluruh kontestan ini terbagi ke dalam dua kategori kelompok umur yang diperlombakan, yakni Kelompok Umur di bawah 10 tahun (KU-10) dan di bawah 12 tahun (KU-12).
Tingginya minat peserta tidak lepas dari daya tarik hadiah yang ditawarkan. Juara dari fase regional Palembang ini akan langsung mengantongi tiket emas untuk mewakili Sumsel Regional 1 Palembang pada ajang Sumatra Junior League 2026 Seri Nasional yang akan digelar di Stadion Utama Sumatra Barat, Kabupaten Padang Pariaman.
Peta Persaingan Sementara KU-10 dan KU-12
Pada kategori KU-10, delapan tim tangguh sudah resmi masuk dalam daftar rilis panitia. Mereka adalah Palembang Soccer Skills A, Palembang Soccer Skills B, SSB Gandus Putra, Bumara A, Bumara B, Kelekar Jr FC, Putra Sunda, dan Mos OKUT yang datang sebagai perwakilan dari Ogan Komering Ulu Timur.
Sementara itu, kategori KU-12 menunjukkan persaingan yang tidak kalah sengit dengan sembilan tim yang sudah terdaftar. Jajaran kontestan diisi oleh Palembang Soccer Skills A, Palembang Soccer Skills B, SSB Gandus Putra, Bumara A, Bumara B, Kelekar Jr FC, Putra Sunda, Linggau Soccer School, serta Mos OKUT.
Melihat komposisi tim yang ada, kompetisi ini tidak hanya didominasi oleh klub-klub asal ibu kota provinsi, tetapi juga mulai diramaikan oleh perwakilan daerah seperti Lubuklinggau dan OKU Timur. Hal ini menandakan bahwa peta kekuatan pembinaan sepak bola usia dini di Sumsel kian merata.
Panitia Imbau SSB Segera Mendaftar Sebelum Kuota Penuh
Perwakilan panitia Penyelenggara Sumsel Junior League 2026, Ricki, memberikan imbauan kepada manajemen SSB lain di Palembang dan sekitarnya yang belum meregistrasikan timnya. Mengingat slot peserta yang disediakan oleh panitia sangat terbatas, ia menyarankan agar proses pendaftaran dilakukan secepatnya.
Menurut Ricki, turnamen ini wajib dimanfaatkan oleh para pengelola klub sebagai barometer untuk mengukur sejauh mana efektivitas program latihan yang telah dijalankan selama ini. Melewatkan kesempatan ini, dinilai merugikan proses pembinaan talenta muda.
“Kami mengajak dan mengimbau seluruh SSB yang ada di Palembang maupun wilayah Sumsel lainnya untuk segera mendaftarkan siswa didiknya. Ini adalah peluang emas yang harus dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan taktis serta jam terbang anak-anak,” ujar Ricki.
Ia juga menambahkan, atmosfer kompetisi terstruktur dengan muara tingkat nasional seperti ini, sangat jarang terjadi. Bertanding di stadion megah seperti Stadion Utama Sumatra Barat pada seri nasional nanti, diyakini bakal menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi perkembangan mental bertanding para pemain muda.
“Keberhasilan menjadi juara di tingkat regional, akan membawa mereka terbang ke Padang Pariaman untuk menghadapi tim-tim terbaik se-Sumatra. Oleh karena itu, jangan sampai melewatkan momentum ini, segera amankan kuota tim Anda sebelum pendaftaran resmi kami tutup,” pungkas Ricki. (ohs)



