Jadwal Pekan Keempat Pegadaian Championship 2026/2027: Soroti Duel Papan Atas PSMS Medan Kontra Persikad di Tengah Kehilangan Pemain di Lini Belakang

BEKISARMEDIA.ID — Pekan keempat Pegadaian Championship musim 2026/2027 resmi digelar mulai 2 Oktober 2026. Sejumlah pertandingan krusial siap memanaskan persaingan ketat di kasta kedua sepak bola Indonesia pada awal bulan ini.

Pertandingan pembuka mempertemukan De Red FC dengan Persipura Jayapura di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, pukul 19.00 WIB. Disusul laga kedua antara Persiraja Banda Aceh menghadapi Sumsel United di Stadion H. Dimurthala pada pukul 20.30 WIB.

Pada hari kedua, Persiku Kudus ditantang oleh PSGC Ciamis di Stadion Sultan Agung, Bantul, pukul 15.30 WIB. Sementara itu, malam harinya pukul 19.00 WIB, empat pertandingan seru digelar secara serentak:

  • PSBS Biak menghadapi RANS Nusantara FC di Stadion Sriwedari, Solo.
  • PSMS Medan menjamu Persikad di Stadion Utama Sumatera Utara.
  • PSIS Semarang berhadapan dengan Adhyaksa FC Bekasi.
  • Persis Solo melawan Kendal Tornado FC.

Memasuki hari ketiga pada 4 Oktober 2026, Deltras FC bertemu Persiba Balikpapan dan PS Barito Putera menghadapi Persela Lamongan pada pukul 15.30 WIB. Adapun pada pukul 19.00 WIB, Semen Padang FC bertanding melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Duel Papan Atas: PSMS Medan vs Persikad

Salah satu sorotan utama pada pekan keempat adalah bentrok antara PSMS Medan kontra Persikad yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026. Laga ini mempertemukan dua tim penghuni papan atas klasemen sementara Grup A.

Persikad saat ini memimpin puncak klasemen dengan mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, sementara PSMS Medan berada di peringkat kedua dengan total tujuh poin. Hasil laga ini diprediksi memengaruhi pergerakan ketat di papan atas.

Jika sukses meraih kemenangan, PSMS Medan berpeluang menggeser Persikad dari puncak. Sebaliknya, hasil imbang atau kalah membuka celah bagi Semen Padang FC untuk menyalip posisi Ayam Kinantan apabila berhasil menaklukkan PSPS Pekanbaru.

Menyongsong duel sarat gengsi ini, rekam jejak pertemuan menunjukkan PSMS Medan mencatat dua kemenangan dan tiga kali imbang, sementara Persikad mengamankan satu kemenangan. Kendati demikian, Ayam Kinantan tetap wajib waspada mengingat performa konsisten sang calon lawan.

Persiapan Tim dan Tantangan Lini Belakang PSMS

Menatap laga krusial ini, pelatih kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, menyatakan timnya langsung menggelar latihan pemulihan (recovery training) usai menghadapi Adhyaksa FC Bekasi.

Eko Purdjianto menjelaskan, sesi latihan difokuskan untuk mengembalikan kondisi fisik sekaligus menyamakan tingkat kebugaran seluruh pemain. Pemain yang tampil penuh pada laga sebelumnya, menjalani latihan pemulihan. Sementara porsi fisik dan taktik, diberikan kepada pemain dengan menit bermain minim.

“Ya, hari ini kita recovery training. Pemain kemarin yang tidak full main dan yang belum main kita latihan supaya kondisinya sama,” ujar Eko Purdjianto, Selasa sore, 29 September 2026.

Di tengah persiapan tersebut, skuad Ayam Kinantan dipastikan harus kehilangan Gufron, saat menjamu Persikad. Sang pemain mendapat kartu merah langsung dari wasit pada menit ke-73, dalam pertandingan melawan Adhyaksa FC Bekasi, setelah terlibat gesekan dengan striker lawan, Winchester, di dalam kotak penalti.

Absennya Gufron tentu meninggalkan lubang di lini pertahanan tuan rumah. Kendati demikian, Eko Purdjianto mengaku tidak terlalu khawatir, karena masih memiliki sejumlah opsi pemain pelapis yang dapat diduetkan dengan kapten tim, Angelo Maneses.

“Ya, kita ada latihan untuk fullback. Di situ ada Bintang, ada Azis, ada Zaki. Jadi kita kan ada beberapa center back dan kompetisi juga masih panjang,” katanya.

Ia menilai kedalaman skuad menjadi kunci penting dalam mengarungi kompetisi musim ini, di mana seluruh pemain memiliki kualitas yang relatif merata.

“Kita butuh konsistensi dan rotasi pemain yang saya rasa kualitas tidak jauh berbeda, hanya pengalaman saja. Kita tidak hanya membutuhkan 11 pemain, kita membutuhkan semua skuad tim yang ada untuk mengarungi kompetisi musim ini,” terangnya.

Sementara itu, kubu tamu melalui pelatih kepala Persikad, Achmad Zulkifli, menegaskan tentang pentingnya menjaga fokus dan konsistensi bagi anak asuhnya meskipun tren positif berhasil diraih pada pertandingan-pertandingan sebelumnya.

“Lagi-lagi kita meneruskan tren positif, tapi kompetisi masih panjang. Ini menjadi modal berharga tapi kita harus terus memperbaiki diri, mengevaluasi dari pertandingan ini dan terus menatap pertandingan yang akan datang supaya anak-anak lebih baik lagi dan bisa berbicara banyak di kompetisi musim ini,” ungkap Achmad Zulkifli.

Peta Persaingan Grup B

Persaingan ketat juga terjadi di Grup B. Deltras FC yang bertindak sebagai tuan rumah, bertekad mengamankan kemenangan saat menjamu Persiba Balikpapan demi mempertahankan posisi di puncak klasemen dengan koleksi sembilan poin.

Kendati Persiba Balikpapan berada di posisi kesembilan dengan selisih gol minus empat, potensi kejutan tetap terbuka. Jika Persiba mampu meraih kemenangan, posisi Deltras di puncak terancam direbut oleh Persela Lamongan yang berada di peringkat kedua dengan delapan poin—dengan catatan Persela mampu menaklukkan tuan rumah PS Barito Putera yang kini menduduki peringkat keenam. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *