BEKISARMEDIA.ID — Kemenangan 2-1 atas PSS Sleman di Kediri, memantik motivasi besar bagi pelatih Persik Kediri, Marcos Reina. Juru taktik asal Spanyol itu bertekad melanjutkan tren positif saat melakoni laga tandang krusial kontra Persija Jakarta pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026.
Bagi Marcos Reina, laga di SUGBK tidak sekadar menjaga atmosfer positif untuk mencuri poin dari markas lawan, tetapi juga menjadi panggung adu taktik menarik menghadapi pelatih Persija Jakarta yang juga mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Laga ini sekaligus menjadi ujian berat bagi skuad Macan Putih yang saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 10 poin (3 menang, 1 imbang, 2 kalah). Mereka harus menantang Persija Jakarta yang sedang menguasai puncak klasemen sementara dengan raihan 15 poin dari lima kemenangan dan satu kekalahan.
“Kami, terutama para pemain, akan bangga bermain di stadion megah SUGBK. Atmosfer ribuan penonton bisa jadi motivasi pemain untuk tampil maksimal. Bagi saya, ini pertemuan yang sangat menarik dengan pelatih Persija,” ujar Marcos Reina.
Juru taktik berusia 42 tahun itu berjanji menyuguhkan permainan berkualitas tinggi. Ia menegaskan Persik Kediri tidak akan tampil bertahan pasif menghadapi gempuran Macan Kemayoran. “Kami akan main seperti biasa. Berkelanjutan dengan intensitas tinggi dan tidak membiarkan pemain Persija Jakarta dengan mudah mengalahkan kami,” tegasnya.
Marcos Reina optimis pasukannya mampu menandingi komposisi pemain Persija yang dihuni deretan pilar berskill tinggi. Ia merujuk pada pengalaman saat Persik mampu menyulitkan tim kuat lain seperti Persib Bandung di awal musim.
“Kami sudah pernah melawan Persib Bandung yang sangat kuat dan sempat menyulitkan mereka. Kali ini saya optimistis pemain Persik Kediri akan berjuang lebih hebat lagi melawan Persija,” lanjutnya.
Ketenangan Marcos Reina juga didasari oleh makin padunya organisasi permainan Kiko Carneiro dan kawan-kawan di semua lini.
“Style dan sistem permainan kami sudah mapan. Keseimbangan tim berjalan baik, mulai dari kiper dan bek tangguh, lini tengah yang solid, hingga barisan depan yang punya banyak opsi dan sudah menunjukkan ketajamannya,” jelas Marcos Reina.
Ancaman utama Persik Jakarta berada pada kolektivitas trio barisan serang asingnya, yakni Jose Enrique, Eduardo Barbosa, dan Ernesto Gomez, yang masing-masing telah mengemas dua gol di kompetisi musim ini. Ketajaman trio ini menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Macan Kemayoran.
“Kita lihat saja nanti. Saya akan siapkan taktik berbeda untuk menghadapi Persija Jakarta, tetapi kami tetap bermain dengan karakter khas Persik Kediri,” pungkasnya. (ang)







