BekisarMedia.id — Stadion Pakansari akan menjadi saksi bisu bentrokan dua kekuatan kontras dalam lanjutan pekan ke-23 Pegadaian Championship musim 2025/2026, pada hari Jum’at malam, tanggal 3 April 2026.
Laga antara pemuncak klasemen, Adhyaksa FC Banten, melawan runner-up, Garudayaksa FC, bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan duel penentu siapa yang paling layak mengunci tiket promosi ke BRI Super League musim depan.
Hingga pekan ke-22, Adhyaksa FC Banten masih bertengger di posisi puncak dengan 43 poin. Namun, napas mereka mulai terasa sesak, karena Garudayaksa FC terus menguntit di posisi kedua dengan selisih hanya dua angka. Kekalahan bagi Adhyaksa FC Banten, berarti menyerahkan takhta kepemimpinan kepada sang rival.
Adu Mekanik: Lini Serang vs Tembok Pertahanan
Pertandingan ini menjadi sangat menarik, karena mempertemukan dua tim dengan filosofi bermain yang berbeda musim ini:
-
Adhyaksa FC (The Machine Gun): Tim paling produktif di Grup 1 dengan torehan 54 gol. Mereka rata-rata mencetak lebih dari 2 gol per pertandingan.
-
Garudayaksa FC (The Great Wall): Memiliki pertahanan paling solid, yang baru kebobolan 16 gol sepanjang musim.
Secara head to head, kekuatan keduanya pun berimbang. Dalam dua pertemuan terakhir musim ini, kedua tim saling mengalahkan. Garudayaksa menang 2-0 di putaran pertama, namun Adhyaksa FC Banten membalas dengan skor tipis 3-2 pada Januari lalu.
Widodo Cahyono Putro: Fokus dan Kontrol Emosi
Pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, menegaskan bahwa kesiapan mental akan menjadi kunci utama dalam laga bertensi tinggi ini. Ia meminta anak asuhnya tidak terbuai dengan kemenangan besar di laga sebelumnya.
“Kami sudah mempersiapkan latihan spesifik untuk hasil positif. Ini bukan soal takabur, tapi motivasi. Saya ingin pemain fokus step by step. Jika kami bisa mengonversi peluang menjadi gol seperti saat melawan Bekasi, saya optimis tiga poin bisa diamankan,” ujar Widodo Cahyono Putro.
Ia juga menyoroti aspek kedisiplinan. “Di pertandingan sebesar ini, kontrol emosi adalah segalanya. Jangan sampai ritme permainan rusak, karena provokasi atau emosi yang meledak,” tambahnya.
Jadwal Padat Pekan ke-23 Pegadaian Championship
Selain laga “Final” di Pakansari, pekan ini juga menyajikan beberapa laga krusial lainnya:
| Pertandingan | Hari/Tanggal | Waktu (WIB) | Stadion |
| Sriwijaya FC vs PSPS Pekanbaru | Jumat, 3 April 2026 | 15.30 | Patriot Candrabhaga |
| Adhyaksa FC vs Garudayaksa | Jumat, 3 April 2026 | 19.00 | Pakansari (Live SINPO TV) |
| Persiraja vs Sumsel United | Sabtu, 4 April 2026 | 20.30 | H. Dimurthala |
| PERSIKAD vs PSMS Medan | Minggu, 5 April 2026 | 15.30 | Pakansari |
| FC Bekasi City vs Persekat Tegal | Senin, 6 April 2026 | 15.30 | Patriot Candrabhaga |
Sumsel United yang berada di posisi ketiga dengan 37 poin, juga diprediksi tampil habis-habisan saat bertamu ke Banda Aceh. Mereka tentu berharap salah satu dari Adhyaksa FC Banten atau Garudayaksa FC terpeleset, agar jarak poin ke zona promosi semakin terpangkas.
Bagi Sriwijaya FC, laga melawan PSPS adalah pertaruhan harga diri. Terbenam di dasar klasemen dengan hanya dua poin, “Laskar Wong Kito” wajib menang, jika tidak ingin mengakhiri musim dengan catatan paling kelam dalam sejarah klub. (ang)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel





One comment
Pingback: PSS Sleman Ngamuk di Maguwoharjo! Bantai Persipal 7-0, Gustavo Henrique Barbosa Freire Borong 4 Gol - BekisarMedia.id