Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri Singkirkan Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, Indonesia Amankan Tiket Semifinal Ganda Putra Indonesia Masters Tahun 2026

BekisarMedia.id, Jakarta — Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, memastikan langkah ke babak perempat final Daihatsu Indonesia Masters tahun 2026, setelah menundukkan rekan senegaranya, yakni Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, melalui pertarungan sengit tiga gim dengan skor 21-16, 18-21, 21-13.

Meski berasal dari negara yang sama, duel dua pasangan Pelatihan Nasional (Pelatnas) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) ini, berlangsung ketat dan penuh strategi. Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikrii tampil dominan pada gim pertama, namun kehilangan kendali di gim kedua setelah Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana berhasil mengubah tempo permainan.

Fajar Alfian mengungkapkan bahwa perubahan pola permainan lawan, membuat mereka sempat terlambat beradaptasi, sehingga kehilangan banyak poin penting.

BACA JUGA:  Resmi Perkenalkan John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia, Erick Thohir Minta Dukungan Penuh

“Di gim kedua Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana memperlambat tempo. Mereka tidak mau masuk ke pola cepat kami dan kami juga terlambat mengantisipasi,” ujar Fajar Alfian, dilansir website resmi PBSI pada hari Jum’at, tanggal 23 Januari 2026.

Sementara itu, Leo Rolly Carnando menilai, kesalahan beruntun di momen krusial, menjadi faktor utama kegagalan mereka mempertahankan momentum. “Kami terlalu banyak melakukan kesalahan beruntun, terutama di poin-poin kritis. Harusnya setelah satu-dua kesalahan bisa langsung balik, tapi itu tidak terjadi,” katanya.

Meski akhirnya keluar sebagai pemenang, Fajar Alfian mengakui, permainan depan Leo Rolly Carnando sempat merepotkannya. Ia menyebutkan bahwa gaya bermain yang halus, membuatnya harus bekerja ekstra keras sepanjang pertandingan.

BACA JUGA:  Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani Lolos ke Perempat Final Indonesia Masters tahun 2026 Usai Laga Dramatis

“Kalau lawan Leo, saya pribadi agak kurang cocok. Permainan depannya sangat halus, dan kadang bikin saya kagok,” beber Fajar Alfian.

Terkait atmosfer pertandingan yang kerap diwarnai adu mental antar pemain Pelatnas, Muhammad Shohibul Fikri menegaskan bahwa persaingan yang terjadi, tetap berada dalam koridor sportif.

“Kalau dibilang psy war, mungkin, bukan soal gengsi. Kami di PBSI sama-sama bersaing secara sehat. Semua ingin menang dan jadi yang terbaik, tapi tetap sportif,” jelas Muhammad Shohibul Fikri.

BACA JUGA:  Debut Manis John Herdman, Timnas Indonesia Tampil Dominan dan Laju ke Final FIFA Series Tahun 2026

Di babak perempat final, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri kembali harus berhadapan dengan rekan senegara, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin. Pasangan muda tersebut, melaju usai menyingkirkan wakil Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei dan Yang Po Hsuan, melalui laga dramatis dengan skor 14-21, 21-18, 24-22.

Nikolaus Joaquin menyebut, keberanian mengambil risiko di poin-poin akhir, menjadi kunci kemenangan mereka. “Kami main all out. Saat tertinggal di akhir gim ketiga, saya pikir sudah golden point, jadi nekad saja,” terangnya.

Pertemuan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri kontra Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, memastikan Indonesia telah mengamankan satu tiket semifinal ganda putra di Daihatsu Indonesia Masters tahun 2026.

BACA JUGA:  Pitunang Ethnogroove 2025 : Perpaduan Musik Tradisi dan Inovasi di Jantung Minangkabau

Selain itu, peluang Merah Putih untuk menambah wakil ke semifinal masih terbuka, melalui pasangan Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, yang dijadwalkan menghadapi wakil Malaysia Man Wei Chong/Tee Kai Wun di babak perempat final. (try)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *