Herman Deru Pastikan Pembangunan Ulang Jembatan Muara Lawai

BekisarMedia.id — Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menegaskan bahwa pembangunan kembali Jembatan Muara Lawai di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri penandatanganan berita acara kesepakatan rekonstruksi jembatan yang ambruk dua bulan lalu itu, pada hari Sabtu, tanggal 30 Agustus 2025.

Menurut Herman Deru, langkah cepat Asosiasi Pertambangan Batubara Sumsel patut diapresiasi, karena menunjukkan kepedulian terhadap infrastruktur publik yang terdampak.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri acara penandatanganan berita acara kesepakatan rekonstruksi jembatan Muara Lawai yang ambruk pada dua bulan lalu, hari Sabtu, tanggal 30 Agustus 2205. (BEKISARMEDIA.ID/SIKUMBANG)
Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri acara penandatanganan berita acara kesepakatan rekonstruksi jembatan Muara Lawai yang ambruk pada dua bulan lalu, hari Sabtu, tanggal 30 Agustus 2205. (BEKISARMEDIA.ID/SIKUMBANG)

“Yang saya harapkan untuk membangunkan kembali jembatan ini, ternyata disambut baik oleh Asosiasi Pertambangan Batubara Sumsel. Saya ucapkan terima kasih atas tanggung jawab yang ditunjukkan.” ujar Herman Deru.

Ia menjelaskan bahwa Jembatan Muara Lawai tidak hanya menjadi penghubung antar wilayah, tetapi juga jalur vital distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan tentang pentingnya pembangunan dengan konstruksi modern yang lebih kuat dan tahan lama.

“Kalau dulu bisa bertahan 40 tahun, maka sekarang saya harapkan bisa lebih kuat dan tahan lama.” tegasnya.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri acara penandatanganan berita acara kesepakatan rekonstruksi jembatan Muara Lawai yang ambruk pada dua bulan lalu, hari Sabtu, tanggal 30 Agustus 2205. (BEKISARMEDIA.ID/SIKUMBANG)
Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri acara penandatanganan berita acara kesepakatan rekonstruksi jembatan Muara Lawai yang ambruk pada dua bulan lalu, hari Sabtu, tanggal 30 Agustus 2205. (BEKISARMEDIA.ID/SIKUMBANG)

Rekonstruksi jembatan ini, ditargetkan selesai dalam 210 hari, dengan nilai investasi sekitar Rp20 miliar. Pembangunan akan diawasi ketat oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Baca Juga :  PJS Sumsel dan Komisi Informasi Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi di Era Digital

“Pemerintah akan mendampingi, agar semua sesuai dengan rencana. Selain tepat waktu, saya juga ingin masyarakat sekitar dilibatkan agar manfaatnya lebih besar.” jelas Herman Deru.

Kepala BPJN Sumsel, Panji Krisna Wardana, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Herman Deru yang mampu menjembatani kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri acara penandatanganan berita acara kesepakatan rekonstruksi jembatan Muara Lawai yang ambruk pada dua bulan lalu, hari Sabtu, tanggal 30 Agustus 2205. (BEKISARMEDIA.ID/SIKUMBANG)
Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri acara penandatanganan berita acara kesepakatan rekonstruksi jembatan Muara Lawai yang ambruk pada dua bulan lalu, hari Sabtu, tanggal 30 Agustus 2205. (BEKISARMEDIA.ID/SIKUMBANG)

“Jalan dan jembatan sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat. Kami berharap pembangunan ini dapat selesai sesuai rencana, dan kolaborasi semacam ini bisa terus diperkuat.” kata Panji Krisna Wardana.

Ketua Asosiasi Pertambangan Batubara Sumsel, Andi Asmara, menuturkan bahwa pihaknya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta membangun kembali jembatan yang merupakan aset negara itu.

“Jembatan ini ambruk saat dilalui kendaraan besar. Kami tidak menutup mata, karena jalan ini juga digunakan oleh sektor pertambangan. Maka kami ambil peran aktif untuk membangunnya kembali.” jelas Andi Asmara.

Ia menambahkan, rekonstruksi ini sekaligus menjadi bukti bahwa dunia usaha dan pemerintah dapat berjalan beriringan dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. (skb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *