BEKISARMEDIA.ID — Arema FC bersiap menghadapi Persik Kediri pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Kedua tim bertanding dalam laga bertajuk Derby Jawa Timur (Jatim) yang akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat sore.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyadari pertandingan tidak akan berjalan mudah. Selain faktor rivalitas, lawan dinilai memiliki sejumlah pemain yang mampu memberikan ancaman dari berbagai sektor.
Dia melihat Persik sebagai tim yang tidak hanya mengandalkan serangan balik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menguasai bola dan membangun permainan secara terorganisasi.
“Mereka mempertahankan banyak pemain dari musim lalu serta pelatih. Mereka adalah tim yang sangat bagus dalam melakukan counter attack, tetapi juga suka menguasai bola yang baik ala pelatih asal Spanyol. Jadi itu yang harus diwaspadai, juga mereka bisa menguasai serangan balik,” tutur pelatih asal Brasil itu, dilansir dari ileague.id.
Selain itu, perhatiannya juga tertuju pada sejumlah pemain yang dinilai mempunyai kemampuan mencetak gol dalam situasi cepat dan harus diperhitungkan Arema.
“Penyerang mereka, Jose Enrique, adalah pemain yang sangat berbahaya dan bisa mencetak gol hanya dengan satu sentuhan. Mereka juga punya Eduardo Barbosa dari PSBS Biak sebagai gelandang pengatur tempo di lini tengah, serta dua winger yang cepat seperti Ernesto di sisi kanan,” ujar Marcos Santos.
Dia meminta pemain tidak hanya berkonsentrasi ketika kehilangan bola. Transisi menjadi salah satu fase yang harus mendapat perhatian sepanjang pertandingan. “Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang berbahaya dan kita harus sangat berhati-hati, terutama saat menghadapi serangan balik mereka,” imbuhnya.
Kini, dengan menjamu Persik setelah menjalani perjalanan dari Makassar dan waktu persiapan yang relatif singkat, Marcos memastikan kesiapan tim untuk menjalani pertandingan yang sarat gengsi.
“Semua pemain sangat fokus. Waktu yang kita miliki untuk mempersiapkan tim sangat baik. Kita tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat penting karena ini adalah sebuah derby. Jadi, semua orang baik staf maupun pemain sudah sangat siap,” kata pelatih berusia 47 tahun itu.
Meski di tengah persiapan menghadapi Persik, kondisi pemain juga menjadi perhatian, yakni Gustavo Henrique dan Alfeandra Dewangga.
“Mengenai Gustavo Henrique, ia sedang dalam proses pemulihan dari cedera yang cukup serius. Keputusan terkait kondisinya diambil bersama departemen medis (dokter dan physiotherapist),” ujar Marcos Santos.
“Ia sudah absen sekitar dua bulan dari pertandingan resmi, namun kondisinya sudah semakin membaik, sudah mulai berlatih, dan ia sudah tersedia untuk pertandingan. Begitu juga dengan Dewangga yang sudah pulih 100 persen dan siap dimainkan,” pungkasnya. (tri)













