BEKISARMEDIA.ID — Persipura Jayapura gagal mengamankan poin pada pertandingan pekan kelima Grup B Pegadaian Championship musim 2026/2027. Bertanding di Stadion Gelora Delta, Jum’at, 9 September 2026, tim berjuluk Mutiara Hitam itu harus mengakui keunggulan RANS Nusantara FC dengan skor akhir 1-3.
RANS Nusantara FC membuka keunggulan terlebih dahulu melalui gol Jan Martin Hoel Andersen pada menit ke-25. Tim tamu menambah keunggulan di babak kedua lewat gol Dirk Lukas Auri pada menit ke-56 dan gol kedua Andersen di menit ke-63. Persipura baru mampu memperkecil kedudukan menjelang laga usai, melalui gol Reno Salampessy pada menit ke-89.
Secara jalannya pertandingan, Persipura tampil mendominasi dengan mencatatkan 66 persen penguasaan bola, sementara RANS Nusantara FC hanya mengemas 34 persen. Mutiara Hitam juga tampil sangat agresif dengan melepaskan total 28 tembakan (9 di antaranya mengarah tepat ke gawang). Sebaliknya, RANS Nusantara FC bermain sangat efisien, melepaskan 5 tembakan yang seluruhnya tepat sasaran dan berbuah 3 gol.
Laga yang dipimpin oleh Zufriadi sebagai wasit utama ini, berlangsung cukup keras dengan total 21 pelanggaran (10 pelanggaran oleh Persipura dan 11 oleh RANS Nusantara FC). Ia mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain Persipura, yakni Yeter Amohoso (menit ke-24), Gelfias Yance Waicang (menit ke-29), dan Anderson Ferdinand A. Nabyal (menit ke-90). Adapun satu kartu kuning untuk RANS Nusantara FC diterima oleh Racksa Surya Wijaya pada menit ke-96.
Evaluasi Kedua Pelatih
Pelatih RANS Nusantara FC, Kas Hartadi, mengucap syukur atas hasil maksimal yang diraih anak asuhnya. Ia menegaskan, kemenangan ini merupakan buah dari kerja keras pemain, sejak masa persiapan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kas Hartadi menjelaskan bahwa timnya telah menganalisis gaya permainan Persipura sebelum laga. Ia menginstruksikan para pemain untuk tidak bermain terlalu terbuka, dan mengandalkan serangan balik cepat dari sektor sayap. “Yang pasti, kami selalu mempersiapkan semuanya untuk pertandingan,” ujar Kas Hartadi.
Di sisi lain, pelatih Persipura Jayapura, Regi Aditya, mengakui bahwa strategi yang diterapkannya kurang berjalan efektif di lapangan. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung Persipura dan masyarakat Papua, serta menyatakan bertanggung jawab penuh atas hasil tersebut.
“Pertama-tama, saya mengucapkan mohon maaf kepada seluruh pendukung Persipura di manapun berada, kepada masyarakat Papua. Hari ini kami mengalami kekalahan. Game plan yang diterapkan hari ini, kurang efektif. Ini sepenuhnya tanggung jawab saya,” kata Regi Aditya.
Regi menilai, timnya sebenarnya sempat menciptakan beberapa peluang, sebelum kebobolan. Namun, gol pertama RANS Nusantara menjadi pemicu menurunnya fokus para pemain. “Gol pertama menjadi pemicu kehilangan fokus pemain. Sebelum kebobolan, kami sudah menciptakan beberapa peluang. Setelah tertinggal, pemain tergesa-gesa ingin segera menyamakan kedudukan. Akhirnya permainan menjadi kurang teratur,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kesalahan kecil di lapangan, langsung dihukum dengan cepat oleh tim lawan. Meski demikian, ia meminta timnya untuk tidak larut dalam kekecewaan dan segera mengevaluasi kekurangan jelang laga berikutnya.
Implikasi Klasemen dan Catatan Pertemuan
Kemenangan ini membuat catatan rekam jejak pertemuan (head to head) kedua klub kini berimbang, di mana masing-masing mengoleksi dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Tambahan tiga poin membawa RANS Nusantara FC melesat ke posisi ketiga klasemen sementara Grup B dengan koleksi 10 poin (3 menang, 1 imbang, 1 kalah, serta produktivitas gol 15-9).
Sementara itu, Persipura Jayapura tertahan di peringkat ketujuh dengan mengantongi 4 poin (1 menang, 2 imbang, 2 kalah), setelah memulai kompetisi dengan sanksi pengurangan satu poin. (tri)











