BEKISARMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), terus memperkuat benteng pertahanan masyarakat terhadap ancaman bencana yang kerap datang tidak terduga.
Langkah konkret ini dibuktikan dengan penetapan Desa Ulak Paceh Jaya, Kecamatan Lawang Wetan, sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana) tahun 2025, dalam agenda resmi di Kantor BPBD Kabupaten Muba, hari Senin, tanggal 15 Desember 2025.
Pembentukan Destana ini bukan sekadar seremoni, melainkan strategi mumpuni agar masyarakat tidak lagi menjadi penonton, melainkan pelaku utama dalam penyelamatan awal saat musibah terjadi.
Masyarakat Bukan Lagi Sekadar Objek Bencana
Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muba, Syafaruddin, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa desa memiliki peran sentral yang tidak bisa ditawar dalam sistem penanggulangan bencana daerah.
Menurutnya, warga lokal adalah pihak yang paling pertama merasakan dampak, dan seharusnya menjadi pihak pertama pula yang mampu melakukan respon efektif, sebelum bantuan pemerintah tiba di lokasi.
“Masyarakat adalah garda terdepan. Pembentukan Destana sangat efektif karena kesiapsiagaan itu sejatinya harus tumbuh dan dimulai dari tingkat desa,” tegas Syafaruddin di hadapan peserta.
baca juga : Kuliah, Kerja, atau Menikah? Menimbang 4 Jalur Strategis Setelah Lulus SMA
Misi 20 Relawan Ulak Paceh Jaya
Kepala BPBD Kabupaten Muba, Marko Susanto, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak membiarkan desa bergerak sendiri tanpa pembekalan yang matang.
Sebanyak 20 relawan terpilih dari Desa Ulak Paceh Jaya, kini telah resmi dibentuk dan dibekali dengan berbagai pelatihan, serta pengetahuan teknis mengenai manajemen kebencanaan.
“Relawan ini disiapkan untuk meminimalisir risiko korban jiwa dan kerusakan fisik. Mereka adalah orang-orang yang dilatih khusus untuk tanggap menghadapi situasi darurat,” jelas Marko Susanto.
baca juga : Kebanggaan Wong Kito! Cek Apakah Sekolahmu Masuk Daftar 20 SMK Paling Berprestasi se-Sumsel
Sinergi Lawan Bencana Secara Terpadu
Hingga penghujung tahun 2025 ini, tercatat sudah ada tujuh desa di wilayah Bumi Serasan Sekate yang menyandang status Desa Tangguh Bencana.
Pemkab Muba berharap, para relawan di Ulak Paceh Jaya mampu menularkan ilmu mitigasi kepada tetangga dan lingkungan sekitar, agar tercipta ekosistem desa yang benar-benar mandiri.
“Penanggulangan bencana tidak bisa parsial. Sinergi antar dinas dan masyarakat adalah kunci agar kita semua selamat dan tangguh saat alam sedang tidak bersahabat,” tutup Syafaruddin. (ohs)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel




