BekisarMedia.id — Ruas jalan menuju Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), yang selama bertahun-tahun dikenal rusak parah dan kerap viral di media sosial, kini mulai menunjukkan perubahan signifikan.
Jalan yang dulu seperti kubangan lumpur, kini telah diaspal dan dicor beton, meski pengerjaannya belum sepenuhnya rampung.
Kerusakan sebelumnya terjadi di sejumlah titik vital, di antaranya ruas Lebung Batang–Lebung Itam dan Lebung Itam–Tulung Selapan. Kondisi tersebut selama puluhan tahun menjadi keluhan masyarakat, karena menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi warga pesisir timur Kabupaten OKI.
Di sela kunjungan Gubernur Sumsel, Herman Deru, bersama Bupati Kabupaten OKI, H. Muchendi Mahzareki, pada hari Rabu, tanggal 31 Desember 2025, sejumlah warga mengungkapkan pengalaman pahit mereka saat melintasi jalan tersebut, sebelum diperbaiki.
Baca juga : Operasi Ketupat Musi Tahun 2026 Resmi Dimulai, Polda Sumsel Perkuat Pengamanan Mudik Idul Fitri
“Pernah perjalanan dari Tulung Selapan ke Palembang sampai 12 jam. Berangkat jam tujuh pagi, baru sampai rumah jam sepuluh malam,” tutur Erni, warga Tulung Selapan Ilir.
Sebagai pedagang, Erni mengaku sering mengalami kerugian akibat lamanya perjalanan. “Sampai Palembang toko sudah tutup, akhirnya pulang sia-sia. Rugi di ongkos,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Nurhaya (54), pedagang di Pasar Tulung Selapan. Ia menyebutkan bahwa kendaraan pengangkut barang dagangannya kerap terjebak lumpur hingga menyebabkan kerugian materi.
“Kerugiannya sudah tidak terhitung. Pernah air minum isi ulang satu tangki terpaksa dibuang, karena mobil tidak bisa lewat,” kata Nurhaya.
Baca juga : Herman Deru Dukung Pelantikan HKTI Sumsel, Siap Hadirkan Ribuan Massa
Kini, kondisi tersebut berangsur berubah. Jalan yang sebelumnya berlumpur telah diperkeras, sehingga waktu tempuh menuju Palembang semakin singkat. “Alhamdulillah sekarang sudah banyak perubahan. Ke Palembang bisa tiga sampai empat jam saja karena jalannya sudah bagus, walaupun belum semuanya,” tambahnya.
Pada tahun 2025, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp66 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi dan Kabupaten, untuk memperbaiki tujuh titik ruas jalan yang menghubungkan empat kecamatan di pesisir timur OKI, yakni SP Padang, Pampangan, Pangkalan Lampam, dan Tulung Selapan.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Keluhan masyarakat OKI, khususnya terkait Jalan Tulung Selapan, bersama bupati kami tindak lanjuti. Ruas-ruas jalan di OKI menjadi perhatian agar manfaat pembangunan bisa dirasakan secara merata,” ujar Herman Deru yang melakukan perjalanan darat bersama Bupati OKI dari Palembang menuju Tulung Selapan.
Baca juga : Herman Deru Tekankan Peran Strategis Alumni IPDN dalam Penguatan Birokrasi Sumsel
Ia juga menyebutkan bahwa total Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel untuk Kabupaten OKI pada tahun 2025 mencapai Rp371 miliar. “Kalau tidak dibantu, OKI akan kesulitan membangun karena wilayahnya luas sementara anggarannya terbatas,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten OKI, H. Muchendi Mahzareki, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov dan DPRD Sumsel. Menurutnya, pembangunan jalan tersebut telah lama menjadi harapan masyarakat.
“Jalan SP Padang–Pampangan hingga Tulung Selapan ini sudah lama menjadi impian warga. Kami dan masyarakat OKI mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel dan DPRD Sumsel. Tanpa bantuan ini, belum tentu masyarakat bisa menikmati jalan yang layak di akhir 2025,” ujar H. Muchendi Mahzareki. (ang)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel




One comment
Pingback: Polisi Bantu Pemudik yang Tertinggal Kereta di Baturaja - BekisarMedia.id