BEKISARMEDIA.ID — Ratusan anak usia dini dari berbagai sekolah sepak bola di Sumatra Selatan (Sumsel) bersiap menampilkan kemampuan terbaik mereka. Ajang bergengsi Sumatera Junior League (SJL) 2026 Regional Palembang dipastikan bergulir pada 1 hingga 2 Agustus 2026 di Lapangan Kamboja, Palembang.
Kepastian tersebut diperoleh setelah panitia pelaksana merampungkan agenda Technical Meeting (TM). Pertemuan yang dihadiri perwakilan tim peserta serta jajaran wasit itu berlangsung pada hari Kamis malam, tanggal 30 Juli 2026, di Sekretariat SJL Regional Palembang, Jalan Kapten A. Rivai.
baca juga : Sumatera Junior League Regional Sumsel Tahun 2026 Segera Digelar
Pembagian Grup dan Format Pertandingan
Berdasarkan hasil rapat teknis, kompetisi ini mempertandingkan dua kategori usia, yakni Kelompok Umur (KU) 10 tahun dan KU 12 tahun. Masing-masing kategori diikuti oleh 13 tim, yang kemudian dibagi ke dalam tiga grup berbeda.
Untuk kategori KU 10 tahun, persaingan terbagi dalam tiga grup berikut:
-
Grup A: Planet Soccer School, Sriwijaya Asah Soccer, Palembang United, dan Gandus Putra.
-
Grup B: Sport Soccer, FORSGI Palembang, Kelekar FC, dan Putra Sunda Merah.
-
Grup C: PSDM, Putra Sunda Biru, Persetapo, Palembang Soccer Skills, dan Elmas.
Sementara itu, peta persaingan pada kategori KU 12 tahun juga terdistribusi ke dalam tiga grup:
-
Grup A: Sriwijaya Asah Soccer, Gandus Putra, Sport Soccer, dan Elmas.
-
Grup B: Warrior Soccer School, Palembang Soccer Skills Merah, Palembang United, dan FORSGI Palembang.
-
Grup C: Palembang Soccer Skills Hijau, Planet Soccer School, Bumara FC, Putra Sunda, dan Bhayangkara Sriwijaya.
Perwakilan panitia, Ricki, menjelaskan bahwa format pertandingan disesuaikan dengan usia peserta. KU 10 tahun menggunakan format 7 melawan 7 pemain, sedangkan KU 12 tahun menerapkan format 8 melawan 8 pemain di atas lapangan.
baca juga : 37 Tim Bakal Ikut Serta di Sumatra Junior League Regional Palembang
Tahapan Screening dan Dokumen Administrasi
Sebelum turun bertanding di rumput hijau, seluruh pemain diwajibkan mengikuti tahapan verifikasi atau screening. Proses pemeriksaan keabsahan pemain ini dijadwalkan berlangsung pada hari Jum’at, tanggal 31 Juli 2026, di lokasi yang sama, yakni Lapangan Kamboja, Palembang.
“Masing-masing tim yang sudah terdaftar, membuat album pemain dengan melampirkan copy akta kelahiran, copy NISN siswa, copy halaman depan rapor, pasfoto warna terbaru ukuran 3×4 sebanyak dua lembar, serta copy Kartu Identitas Anak bagi yang memiliki,” ujar Ricki merinci persyaratan administratif.
Ketentuan ketat ini diterapkan untuk menjamin keaslian data usia pemain, demi menjaga sportivitas dan asas keadilan sejak level pembinaan usia dini.
Geliat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Sumsel
Ajang SJL 2026 Regional Palembang merupakan inisiatif nasional yang digagas oleh Doni “Jalu” Setiabudi. Tokoh sepak bola asal Bandung yang juga CEO Bandung Premier League ini, dikenal konsisten merancang ekosistem kompetisi usia dini, seperti Liga Anak Jabar.
Kehadiran kompetisi ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, mulai dari PSSI Kota Palembang, PT Pusri, PT Bukit Asam, Jamkrida Sumsel, PT TSM, PT Tirta Musi, hingga produk komersial seperti Fitbar dan Zee. Keterlibatan korporasi menunjukkan bahwa pembinaan talenta muda sepak bola di Sumatra Selatan (Sumsel) mulai mendapat perhatian serius dari dunia industri.
Lebih dari sekadar memperebutkan gelar juara regional, turnamen ini menawarkan tiket menuju panggung nasional. Juara pertama dari masing-masing kelompok umur di Palembang akan mendapatkan fasilitas pembiayaan pendaftaran penuh untuk berlaga di seri nasional.
Seri puncak tersebut rencananya akan dihelat di Stadion Utama Sumatra Barat yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman, pada akhir Agustus mendatang. Sementara itu, tim yang finis di posisi kedua dan ketiga, tetap memiliki peluang emas untuk turut serta secara mandiri.
Ajang seperti SJL 2026, memegang peranan krusial bagi masa depan sepak bola Sumsel. Kompetisi berjenjang yang terstruktur dengan baik, menjadi kepingan puzzle yang hilang dalam tradisi melahirkan pemain profesional bermental juara dari Bumi Sriwijaya. (ang)






