Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Pemain PSIM Yogyakarta menjalani latihan menjelang pertandingan di BRI Super League 2025/2026. (foto : ileague.id)
Pemain PSIM Yogyakarta menjalani latihan menjelang pertandingan di BRI Super League 2025/2026. (foto : ileague.id)

Debut Bek Belanda Mengguncang! PSIM Yogyakarta Siap Kejutkan Persik Kediri

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Sumatera Selatan

BekisarMedia.id — PSIM Yogyakarta terus mematangkan persiapan menjelang laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/26 melawan Persik Kediri, yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026.

Pertandingan ini tidak digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, melainkan dipindahkan ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Laga tandang ini menjadi penting bagi PSIM Yogyakarta dalam menjaga konsistensi performa di tengah jadwal kompetisi yang padat.

Kabar positif datang dari skuad Laskar Mataram, julukan dari PSIM Yogyakarta, dengan peluang debut pemain asing baru mereka, Jop van der Avert.

Bek asal Belanda itu dinilai memiliki kondisi fisik yang sangat baik, setelah menjalani program latihan intensif bersama klub sebelumnya.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel, mengungkapkan bahwa Jop van der Avert didatangkan untuk memperkuat lini pertahanan, dan kemungkinan besar akan dimainkan di posisi bek tengah.

“Kondisi fisik Jop sangat baik. Di Belanda dia terbiasa berlatih enam kali dalam seminggu. Kami membawanya sebagai bek tengah, meski dia juga bisa bermain di sisi kiri,” ujar Jean Paul Van Gastel dalam keterangan resmi tim.

Menurut pelatih asal Belanda itu, fokus utama persiapan tim saat ini adalah pemulihan fisik pemain. Jadwal pertandingan yang berdekatan, membuat tim pelatih harus mengatur program latihan secara efisien, agar performa pemain tetap optimal saat menghadapi Persik Kediri.

“Kami fokus pada pemulihan, karena waktu sangat terbatas. Kami baru saja bermain pekan lalu, jadi sekarang kami sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk menjaga kondisi tim,” tambahnya.

Selain kabar debut Jop van der Avert, PSIM Yogyakarta juga mendapatkan suntikan tenaga dengan pulihnya Deri Corfe.

Setelah absen selama dua pekan akibat cedera, Deri Corfe telah kembali mengikuti latihan penuh, dan dinyatakan siap tampil dalam pertandingan nanti. Kehadirannya diharapkan dapat menambah kekuatan lini serang PSIM Yogyakarta.

Sementara itu, Donny Warmerdam dan Harlan Suardi menunjukkan perkembangan positif dalam proses pemulihan cedera. Namun, keduanya belum diproyeksikan tampil penuh, karena masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi fisik terbaik.

Pelatih memastikan bahwa tim tidak akan memaksakan pemain yang belum sepenuhnya siap demi menghindari risiko cedera lanjutan.

“Donny sudah kembali berlatih dan membaik setiap hari, tetapi belum siap debut. Harlan dalam kondisi baik, hanya saja secara fisik belum cukup untuk bermain penuh 90 menit,” jelas Jean Paul Van Gastel.

Di sisi lain, Anton Fase masih harus menepi, karena cedera pada jari kaki dan masih dalam penanganan tim medis. Tim pelatih belum dapat memastikan kapan pemain tersebut kembali merumput.

Laga melawan Persik Kediri diprediksi berlangsung ketat, karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin penting.

PSIM Yogyakarta berharap kombinasi pemain lama dan baru dapat memberikan hasil maksimal serta membawa pulang poin dari Gresik.

Dukungan suporter diharapkan tetap mengalir untuk memberi motivasi tambahan bagi Laskar Mataram dalam menghadapi tantangan di pekan ke-21 kompetisi musim ini. (ang)

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

Ditulis oleh : Angga Putra | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

About Angga Putra

Jurnalis bekisarmedia.id seputar sepak bola Indonesia dan Sumatra Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *