BekisarMedia.id — Persaingan di papan atas BRI Super League musim 2025/2026 memasuki fase krusial. Di tengah tekanan mempertahankan posisi puncak, Persib Bandung memilih langsung tancap gas usai libur Lebaran, dengan fokus utama pada pemulihan kondisi fisik pemain.
Staf pelatih Persib Bandung, Miro Petric, menilai kebugaran skuad menjadi faktor penentu dalam menghadapi sembilan pertandingan tersisa. Ia menyebut kondisi pemain saat ini sudah mendekati ideal, meski masih membutuhkan peningkatan untuk mencapai performa terbaik.
“Secara umum kondisi tim sudah di kisaran 90 persen. Target kami dalam pekan ini adalah mencapai 100 persen sebelum pertandingan berikutnya,” ujar Miro Petric, dilansir dari ileague.id.
Baca juga : Persebaya Surabaya Alami Penurunan Performa, Pelatih Soroti Minimnya Persaingan Tim
Langkah ini menjadi penting, mengingat Persib Bandung akan menghadapi Semen Padang FC pada 5 April 2026 mendatang, di Stadion Haji Agus Salim. Laga tersebut diprediksi tidak mudah, terutama karena dimainkan di kandang lawan yang dikenal memiliki dukungan suporter kuat.
Meski sempat menjalani masa libur, Miro Petric memastikan para pemain tetap menjaga profesionalitas dengan menjalankan program latihan mandiri. Hal ini dinilai berdampak positif terhadap kondisi fisik yang relatif stabil, saat kembali ke sesi latihan tim.
Selain kebugaran, perhatian juga sempat tertuju pada potensi kenaikan berat badan pemain selama libur Lebaran. Namun, kekhawatiran tersebut ditepis oleh tim pelatih. Miro Petric menegaskan bahwa seluruh pemain mampu menjaga pola makan dan kondisi tubuhnya dengan baik.
Baca juga : Persis Solo Genjot Persiapan di Yogyakarta, Hadapi Laga Penentuan di BRI Super League
“Tidak ada masalah dengan berat badan. Para pemain memahami tanggung jawab mereka sebagai profesional, termasuk dalam menjaga asupan dan kebugaran,” katanya.
Kondisi ini menjadi modal penting bagi Persib Bandung yang saat ini memimpin klasemen sementara dengan 58 poin. Mereka unggul empat angka dari pesaing terdekat, Borneo FC Samarinda, yang terus membayangi di posisi kedua.
Dengan selisih poin yang belum aman, setiap pertandingan menjadi krusial. Apalagi, lima dari sembilan laga tersisa akan dimainkan di luar kandang. Situasi ini menuntut konsistensi performa serta kesiapan fisik yang optimal.
Baca juga : Persebaya Kembali Latihan Usai Lebaran, Bangkit dari Kekalahan Telak Jadi Misi Utama
Upaya peningkatan kebugaran bukan hanya berdampak pada hasil pertandingan, tetapi juga berpengaruh terhadap daya tahan pemain menghadapi jadwal padat. Tanpa kondisi fisik yang prima, risiko cedera dan penurunan performa bisa menjadi ancaman serius.
Persib Bandung sendiri menargetkan mampu menjaga tren positif hingga akhir musim. Fokus pada aspek fisik dan kesiapan mental, menjadi bagian dari strategi untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen sekaligus membuka peluang meraih gelar juara BRI Super League musim 2025/2026.
Dengan sisa kompetisi yang semakin ketat, kesiapan setiap pemain akan menjadi kunci. Bagi Persib, momentum usai Lebaran dimanfaatkan sebagai titik awal untuk memastikan tim tetap kompetitif hingga garis akhir musim. (try)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel




