BEKISARMEDIA.ID — Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Media Sriwijaya Fakultas Hukum (FH) Universitas Sriwijaya (UNSRI) baru saja mendapatkan “amunisi” baru dalam memandang peran jurnalistik di lingkungan kampus.
Pers mahasiswa ditegaskan tidak hanya berfungsi sebagai penyampai agenda internal, tetapi juga memiliki mandat sebagai instrumen kontrol sosial yang kuat.
Dalam agenda Pendidikan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) yang digelar di Ruang Zainal Abidin FH UNSRI, pada hari Sabtu, tanggal 2 Mei 2026, Dr. Firdaus Komar, M.Si., hadir membakar semangat para calon jurnalis kampus.
Sosok yang akrab disapa Firko ini menekankan bahwa kritik adalah bagian sah dari karya jurnalistik mahasiswa, asalkan tegak lurus pada etika.
“Pers kampus bukan hanya memberitakan apa yang terjadi di internal, bahkan bisa masuk ke isu publik. Paling penting adalah mengedepankan etika,” tegas Firko yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat itu.
Melawan Arus Misinformasi
Firko mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus disrupsi informasi, pers mahasiswa harus hadir sebagai penjernih.
Mahasiswa dituntut mampu membedakan antara informasi faktual dengan hoaks yang kerap berbalut misinformasi, disinformasi, hingga malainformasi, yang merusak tatanan komunikasi publik.
Namun, Firko menekankan bahwa kritik pers kampus harus bermuara pada solusi. Ada gap atau masalah yang harus dibedah untuk mencari jalan keluar, bukan sekadar menyerang tanpa dasar data yang kuat.
Integrasi fungsi pers yang mencakup media pendidikan, informasi, hiburan, dan ekonomi, harus tetap dijaga keseimbangannya.
Inilah yang membedakan jurnalis mahasiswa dengan pengguna media sosial biasa, yang seringkali mengabaikan verifikasi.
Menjaga Marwah Kepentingan Publik
Satu poin krusial yang ditekankan oleh Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) ini adalah kemampuan jurnalis dalam membedakan antara kepentingan publik dan kepentingan privat. Ada batasan-batasan wilayah pribadi yang dilarang untuk diterbitkan, meskipun mengandung unsur menarik.
Dengan bekal pemahaman etik ini, Media Sriwijaya diharapkan mampu menjadi kanal yang kredibel di lingkungan UNSRI.
Menjadi jurnalis kampus, berarti siap menjadi benteng pertahanan informasi yang jujur di tengah luasnya pengaruh platform media sosial saat ini. (ang)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel




One comment
Pingback: Jadi Pionir Nasional, Herman Deru Ingatkan Forum Komite Sekolah Sumsel Soal Aturan Pungutan: Jangan Ada yang Menyimpang! - BekisarMedia.id