Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Herman Deru saat menghadiri Pembukaan Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang diselenggarakan oleh Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis, 14 Mei 2026.
Herman Deru saat menghadiri Pembukaan Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang diselenggarakan oleh Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis, 14 Mei 2026. (BEKISARMEDIA.ID/HAIRUDIN)

Hadiri Imtihan Akbar, Herman Deru Ingatkan Peran Ibu sebagai Madrasah Pertama Anak

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Sumatera Selatan

BEKISARMEDIA.ID — Gubernur Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, mengapresiasi keberhasilan program pendidikan keagamaan di wilayahnya, yang kini telah melahirkan lebih dari 5.000 Rumah Tahfidz dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Pembukaan Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang diselenggarakan oleh Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis, 14 Mei 2026.

Pencapaian ini dianggap sebagai lompatan besar bagi Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat literasi Al-Quran dan mencetak generasi muda yang berakhlak mulia.

Kegiatan Imtihan Akbar ini sendiri diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai lembaga pendidikan Al-Quran di seluruh penjuru Suumsel, yang merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam membina karakter generasi Qurani.

Herman Deru saat menghadiri Pembukaan Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang diselenggarakan oleh Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis, 14 Mei 2026. (BEKISARMEDIA.ID/HAIRUDIN)
Herman Deru saat menghadiri Pembukaan Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang diselenggarakan oleh Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis, 14 Mei 2026. (BEKISARMEDIA.ID/HAIRUDIN)

Dalam sambutannya, Herman Deru mengungkapkan rasa haru melihat ribuan anak di Sumsel kini memiliki wadah belajar Al-Quran yang representatif. Ia mengenang kembali masa-masa awal jabatannya pada periode pertama, di mana ia meluncurkan program “Satu Desa Satu Rumah Tahfidz”.

Menurutnya, saat pertama kali dicanangkan, program tersebut sempat dipandang skeptis oleh banyak pihak, dan diragukan dapat berkembang secara masif.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya. Dukungan yang luar biasa dari para ustadz, ustadzah, penggerak pendidikan, hingga elemen masyarakat luas telah membuat program ini tumbuh subur.

Herman Deru menilai, percepatan perkembangan ini terjadi karena adanya pergeseran pola pikir masyarakat Sumsel yang kini jauh lebih peduli dan memprioritaskan pendidikan keagamaan bagi anak-anak mereka.

Herman Deru saat menghadiri Pembukaan Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang diselenggarakan oleh Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis, 14 Mei 2026. (BEKISARMEDIA.ID/HAIRUDIN)
Herman Deru saat menghadiri Pembukaan Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang diselenggarakan oleh Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis, 14 Mei 2026. (BEKISARMEDIA.ID/HAIRUDIN)

Herman Deru menegaskan bahwa makna dari Rumah Tahfidz tidak terbatas pada berdirinya bangunan fisik semata. Lebih dari itu, indikator keberhasilannya terletak pada kualitas kegiatan belajar mengajar serta kemampuan para santri dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Rumah tahfidz ini bukan hanya berbicara bangunan, tapi kegiatan belajar mengajar Al-Quran,” katanya.

Tumbuhnya ekosistem pendidikan Al-Quran ini juga berdampak linier terhadap prestasi Sumsel di tingkat nasional. Herman Deru mencatat, Sumsel pernah menduduki posisi 10 besar pada ajang MTQ Nasional tahun 2006.

Setelah penantian panjang selama 16 tahun, prestasi serupa baru kembali diraih pada MTQ Nasional tahun 2022. Ia optimistis bahwa keberadaan ribuan Rumah Tahfidz ini akan menjadi lumbung bibit-bibit unggul untuk ajang musabaqah di masa depan.

Herman Deru saat menghadiri Pembukaan Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang diselenggarakan oleh Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis, 14 Mei 2026. (BEKISARMEDIA.ID/HAIRUDIN)
Herman Deru saat menghadiri Pembukaan Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang diselenggarakan oleh Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis, 14 Mei 2026. (BEKISARMEDIA.ID/HAIRUDIN)

Di hadapan ratusan orang tua yang hadir, Herman Deru mengajak para wali santri untuk menanamkan rasa bangga memiliki putra-putri yang menempuh jalur pendidikan Al-Quran.

Ia berharap para lulusan Metode Ummi ini nantinya tidak hanya menyimpan ilmu untuk diri sendiri, tetapi juga mampu menyebarkannya ke masyarakat luas demi memperkuat syiar Islam di Bumi Sriwijaya.

Menutup arahannya, Herman eru juga memberikan penekanan khusus terhadap peran ibu dalam struktur pendidikan keluarga. Ia menyatakan bahwa keberhasilan seorang anak dalam menghafal Al-Quran tidak terlepas dari peran ibu sebagai madrasatul ula atau sekolah pertama.

Dukungan moral dan spiritual dari seorang ibu merupakan kunci utama dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual. (ohs)

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

Ditulis oleh : O. Hairudin Sikumbang | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

About Oyong Hairudin

Avatar photo
Wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi muda. Aktif meliput perkembangan olahraga, sepak bola, dan peristiwa daerah di Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *