Resmi Lepas Fahreza Sudin, PSIM Yogyakarta Rombak Lini Tengah

BEKISARMEDIA.ID — Manajemen PSIM Yogyakarta bergerak cepat melakukan penyegaran skuad, menjelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027. Langkah terbaru yang diambil klub berjuluk Laskar Mataram ini, adalah menyepakati pengakhiran kerja sama dengan salah satu gelandang andalannya, Fahreza Sudin.

Kabar hengkangnya pemain kelahiran Kota Ternate itu, mengonfirmasi bahwa dirinya tidak lagi menjadi bagian dari rencana taktis tim pelatih untuk musim depan. Fahreza Sudin menyelesaikan perjalanan kariernya bersama Laskar Mataram, setelah memperkuat tim sepanjang satu musim penuh kemarin.

Selama kompetisi BRI Super League 2025/2026, pemain kelahiran tahun 2000 ini, memegang peran cukup penting di sektor tengah. Dia tercatat tampil sebanyak 23 kali dari total 34 pertandingan resmi yang dilakoni PSIM Yogyakarta, baik sebagai starter maupun pemain pengganti.

General Manager PSIM Yogyakarta, Steven Sunny, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh sang gelandang, selama berkostum putih-biru. Pihak manajemen menghargai kontribusi serta etos kerja sang pemain, yang dinilai menjadi teladan di dalam skuad.

“Mewakili seluruh jajaran manajemen dan keluarga besar PSIM, saya mengucapkan terima kasih kepada Fahreza Sudin atas profesionalisme, kerja keras, dan dedikasi yang telah ia tunjukkan selama bersama Laskar Mataram,” ujar Steven Sunny saat dikonfirmasi mengenai status kontrak pemain tersebut.

Statistik dan Rapor Performa Fahreza Sudin

Kehilangan Fahreza Sudin, tentu memaksa tim pelatih PSIM untuk mencari sosok suksesor yang sepadan. Berdasarkan data performa dari tim analis, mantan pemain Malut United ini mengemas total 1.467 menit bermain, sepanjang musim lalu.

Dari aspek produktivitas, Steven Sunny menyumbang dua gol dan dua assist. Dia juga tergolong gelandang yang berani berspekulasi dengan melepaskan 20 tembakan ke gawang lawan, di mana 10 di antaranya tercatat sebagai tendangan akurat tepat sasaran (shots on target).

Kelebihan utama Steven Sunny terletak pada akurasi distribusi bola. Dari total 466 operan yang ia lepaskan, sebanyak 380 umpan berhasil menemui sasaran dengan tepat. Tidak hanya aktif membangun serangan, pemain berumur 25 tahun ini juga disiplin membantu pertahanan lewat catatan 17 tekel sukses, 21 intersepsi, dan dua kali sapuan bersih.

“Dinamika dalam industri sepak bola profesional berjalan sangat cepat. Meski kebersamaan harus berakhir di titik ini, manajemen sangat mengapresiasi loyalitas serta etos kerja tinggi yang selalu ia perlihatkan, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau,” tambah Steven Sunny.

Pihak manajemen PSIM memastikan keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi teknis menyeluruh, demi menyongsong target baru di musim kompetisi 2026/2027. Manajemen juga mendoakan agar sang pemain mendapatkan klub baru yang mampu mendukung perkembangan kariernya.

“Kami mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karier Fahreza ke depan. Semoga kesuksesan selalu menyertai langkahnya di pelabuhan karier yang baru,” tutup Steven Sunny. (tri)

BACA JUGA:  Dewa United Pesta Gol, Jan Olde Riekerink Masih Tetap Lakukan Evaluasi Permainan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *