BEKISARMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat mengantisipasi potensi banjir menjelang datangnya musim penghujan dengan melakukan normalisasi serta pembersihan anak sungai di sejumlah wilayah.
Langkah preventif ini difokuskan untuk menjaga kelancaran aliran air, khususnya dengan mengangkat tumpukan sampah, membersihkan gulma eceng gondok, serta memangkas vegetasi liar yang berpotensi menghambat arus sungai dan memicu genangan saat hujan berintensitas tinggi turun.
Petugas Dinas PUPR diterjunkan dalam beberapa tim terpadu yang bekerja secara serentak di sejumlah titik lokasi, Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti instruksi langsung Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, agar seluruh jajaran siaga mengambil langkah antisipatif menghadapi musim hujan.
Berdasarkan data dinas terkait, pengerjaan normalisasi dan pembersihan anak sungai ini tersebar di lima kecamatan, meliputi Kecamatan Alang-Alang Lebar, Sukarami, Ilir Barat I, Sako, dan Ilir Timur II.
Di Kecamatan Alang-Alang Lebar, pembersihan dipusatkan di Jalan By Pass, Kelurahan Talang Kelapa. Sementara di Kecamatan Sukarami, petugas menyasar aliran anak sungai di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Sukodadi, serta Jalan Harun Sohar, Kelurahan Kebun Bunga.
Adapun di Kecamatan Ilir Barat I, normalisasi mencakup anak sungai di Lorong Terati (Jalan Pipa Reja), aliran Sungai Sekanak di ujung Jalan Sungai Sahang (Kelurahan Lorok Pakjo), hingga kawasan Jalan PDAM di Bukit Lama.
Pekerjaan serupa juga dilangsungkan di Kecamatan Sako, yakni menormalisasi aliran Sungai Simpang Bombat di Jalan Anggrek 1 serta kawasan Jalan Murai, Kelurahan Sialang (RT 19). Sedangkan di Kecamatan Ilir Timur II, pembersihan vegetasi dan saluran air dilanjutkan di Jalan R.W. Monginsidi, tepatnya di depan SDN 49.
Pemerintah berharap rangkaian pembersihan ini dapat memperlancar kapasitas tampung dan aliran air guna meminimalisir risiko penyumbatan akibat sampah maupun pertumbuhan vegetasi liar. Kendati demikian, efektivitas pencegahan banjir perkotaan ini sangat memerlukan dukungan aktif masyarakat untuk membudayakan hidup bersih dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air. (ohs)








2 komentar