Wabup Muba Hadiri Haflah ke-XX Ponpes Nurul Islam Bayung Lencir

Kesiapan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk Bebas Asap Tahun 2026

BEKISARMEDIA.ID — Pelaksanaan Haflah Akhirussanah Angkatan ke-XX Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Islam Kecamatan Bayung Lencir berlangsung khidmat, pada hari Minggu, tanggal 17 Mei 2026.

Kegiatan pelepasan santri tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Abdur Rohman Husen, yang didampingi Staf Ahli TP PKK Muba, Liliyani Abdur Rohman.

Kedatangan rombongan pimpinan daerah ini, disambut hangat oleh ratusan wali santri, tokoh agama, serta pengurus lembaga pendidikan Islam di wilayah hulu Musi tersebut. Momentum kelulusan ini, ditandai pula dengan prosesi Wisuda Tahfidz Al-Qur’an dan kelulusan siswa Kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam.

BACA JUGA:  DPPKB Muba Terima 16 Kendaraan Operasional Baru dari Kemendukbangga, Layanan ke Masyarakat Dipastikan Meningkat

Pondok Pesantren Sebagai Benteng Moral dan Sosial Muba

Eksistensi pondok pesantren di kawasan Muba, memegang peranan krusial sebagai lembaga pendidikan berbasis komunitas. Di tengah masifnya digitalisasi dan tantangan sosial seperti ancaman penyalahgunaan narkoba serta kenakalan remaja, pesantren bertransformasi menjadi benteng utama dalam menjaga moralitas generasi muda daerah.

Abdur Rohman Husen dalam amanatnya mengapresiasi konsistensi Ponpes Nurul Islam, yang telah dua dekade mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter di Kecamatan Bayung Lencir.

“Haflah Akhirussanah bukan sekadar acara perpisahan seremonial. Agenda ini menjadi momentum penting yang menandai keberhasilan proses pendidikan panjang dan pembinaan karakter yang dijalani para santri selama menuntut ilmu,” ujar Abdur Rohman Husen.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba menaruh harapan besar agar para alumni mampu mengintegrasikan ilmu agama dengan pengetahuan umum, demi menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

Lulusan pesantren diharapkan tidak gagap teknologi namun tetap memegang teguh akhlakul karimah.

BACA JUGA:  Bupati Muba Instruksikan Penertiban HGU dan Amdal

Komitmen Daerah Dukung Pendidikan Keagamaan

Peningkatan mutu pendidikan berbasis keagamaan menjadi bagian integral dari arah kebijakan strategis daerah. Kerja sama antara pemerintah kecamatan, desa, dan institusi keagamaan swasta diperlukan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan di wilayah pelosok.

Camat Bayung Lencir, Zukar, menyatakan kebanggaannya atas atensi yang diberikan jajaran eksekutif kabupaten terhadap pembangunan mental spiritual warga Bayung Lencir. Kehadiran pemerintah daerah dinilai mampu memicu semangat transparansi dan kemajuan tata kelola ponpes.

“Kami siap mengawal dan bersinergi mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, baik di bidang pendidikan, keagamaan, maupun pelayanan publik guna mewujudkan visi Muba Maju Lebih Cepat,” terang Zukar. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *