BEKISARMEDIA.ID — Skuad Persija Jakarta berpotensi besar menampilkan wajah permainan yang jauh lebih agresif pada kompetisi musim 2026/2027, di bawah komando pelatih anyar mereka, Shin Tae-yong.
Juru taktik asal Korea Selatan itu, secara terbuka mengisyaratkan keinginannya untuk membangun kerangka tim Macan Kemayoran yang mengandalkan kecepatan, intensitas tinggi, serta berorientasi penuh pada skema menyerang.
Dalam konferensi pers perkenalan resminya, Shin Tae-yong menjelaskan bahwa sepak bola menyerang merupakan identitas baku yang selama ini ia yakini, di sepanjang karier kepelatihannya.
Kendati demikian, ia mengakui bahwa pendekatan ofensif tersebut tidak selalu dapat diimplementasikan secara kaku, melainkan harus adaptif terhadap kualitas materi pemain dan peta kekuatan kompetisi yang dihadapi.
Kontras Taktik Antara Timnas Indonesia dan Persija Jakarta
Shin Tae-yong memberikan komparasi langsung, berdasarkan pengalamannya saat menukangi Timnas Indonesia. Kala itu, kondisi kedalaman skuad Garuda dan level tinggi lawan-lawan yang dihadapi di panggung internasional, menuntutnya untuk menerapkan strategi yang lebih pragmatis demi mengamankan poin.
“Saya adalah tipe orang yang sangat suka bermain sepak bola menyerang. Filosofi sepak bola saya adalah sepak bola menyerang. Namun, saat saya memimpin Timnas Indonesia, karena kami selalu bertanding melawan tim-tim yang secara peringkat dan kualitas berada di atas kami, saya harus menciptakan taktik pertahanan yang kukuh dan memaksimalkan momentum lewat serangan balik cepat,” ungkap Shin Tae-yong, dilansir dari ileague.id.
Kondisi berbeda justru ia harapkan dapat tercipta saat menukangi Persija Jakarta di kompetisi domestik. Bersama klub ibu kota, eks pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 ini, melihat adanya peluang besar untuk mengembangkan karakter tim yang lebih berani mengambil inisiatif permainan, menekan sejak garis depan, serta tampil dominan sepanjang 90 menit pertandingan.
Sinergi Manajemen dan Perburuan Pemain Asing Berkualitas
Meskipun mengusung visi bermain menyerang, Shin menegaskan bahwa proses transisi taktik tersebut akan sangat bergantung pada keberhasilan proses pembangunan skuad (squad building) dalam menyambut musim baru.
Oleh sebab itu, jalinan komunikasi yang intensif dengan manajemen klub menjadi instrumen krusial dalam menentukan arah kebijakan transfer ke depan.
Ia merasa sangat optimis Persija Jakarta mampu memperagakan permainan yang menghibur dan atraktif, apabila manajemen berhasil mendatangkan pilar-pilar baru yang sesuai dengan kebutuhan skema taktisnya di lapangan hijau.
“Untuk di liga nanti, saya akan berdiskusi secara mendalam dengan Presiden Klub, Mohamad Prapanca, beserta pemilik klub. Jika kami bersama-sama bisa mendatangkan pemain-pemain asing yang berkualitas, saya rasa kami akan bisa menunjukkan wajah sepak bola yang jauh lebih kuat, sepak bola yang cepat, dan sepak bola yang menyerang,” pungkas Shin Tae-yong menutup sesi wawancara. (try)
baca juga :
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel


