Klasemen Pekan Kedua Grup A Pegadaian Championship: Persikad Memimpin, Sumsel United Berbenah

BEKISARMEDIA.ID — Kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 Grup A telah merampungkan rangkaian pertandingan pekan kedua yang menyajikan kejutan serta persaingan ketat di papan klasemen. Persikad sementara ini sukses bertengger di puncak klasemen, dengan raihan 6 poin sempurna dari dua laga awal. Sementara itu, wakil Sumatra Selatan (Sumsel), Sumsel United, harus bekerja keras memperbaiki posisi setelah melewati dua pertandingan pembuka.

Berdasarkan data pertandingan yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 20 September 2026, persaingan antar tim di Grup A berjalan sangat sengit. Pada laga pembuka pekan kedua, Jumat lalu, 18 September 2026, Persikad sukses mencuri kemenangan tandang 1-2 atas Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Patriot Chandra Bhaga. Hasil tersebut, ditambah kemenangan-kemenangan tim lain seperti PSMS Medan yang membungkam Persiku Kudus 6-0, membuat persaingan selisih gol semakin ketat.

Klasemen Sementara Lima Besar Grup A

Pos Klub Poin
1 Persikad 6
2 PSMS Medan 4
3 PSGC Ciamis 3
4 PSIS Semarang 3
5 Semen Padang FC  3
8 Sumsel United 1

Analisis Performa dan Evaluasi Sumsel United

Sumsel United saat ini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Grup A dengan mengantongi 0 poin dari dua pertandingan. Dalam laga terbarunya di Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu, 19 September 2026, Laskar Juaro harus mengakui keunggulan tuan rumah PSGS Ciamis dengan skor 2-0.

Pelatih Sumsel United, M. Nasuha, tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya, sekaligus berkomitmen untuk membenahi segala kelemahan dan kesalahan tim menghadapi laga lanjutan. “Pertama, saya berterima kasih kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras. Tapi hasil memang tidak memihak kami,” ujar M. Nasuha, usai pertandingan.

Ia mengakui bahwa timnya tidak tampil maksimal, terutama pada sejumlah posisi di babak pertama. M. Nasuha menyebutkan bahwa sisi kiri permainan Sumsel tidak berjalan seperti yang diharapkan sehingga membuat tim sulit keluar dari tekanan lawan.

“Di babak pertama ada beberapa posisi yang tidak berjalan sehingga kami kesulitan mengantisipasi permainan PSGS. Kami sebenarnya masih bisa mengimbangi, tetapi terutama di sisi kiri memang tidak berjalan,” jelas dia.

Mantan Pemain Tim Nasional Indonesia itu menambahkan, pada proses gol pertama PSGS, para pemain kebobolan karena kehilangan fokus dalam situasi bola mati, padahal pergerakan penyerang lawan sudah diantisipasi sebelumnya.

“Kami sudah mengantisipasi servis bola dan pergerakan striker mereka. Tapi mungkin itulah sepak bola,” imbuhnya.

Posisi di klasemen saat ini masih sangat dinamis, mengingat kompetisi baru memasuki pekan kedua. Dengan ketatnya persaingan melawan tim-tim kuat seperti PSMS Medan, Semen Padang FC, dan PSPS Pekanbaru, setiap poin dari sisa pertandingan menjadi sangat krusial bagi Sumsel United.

Manajemen dan tim pelatih tentu memegang evaluasi mendalam untuk menghadapi pekan ketiga mendatang. Kebangkitan Sumsel United tidak hanya penting untuk memperbaiki posisi di tangga klasemen Grup A, tetapi juga menjaga marwah dan antusiasme pencinta sepak bola di Sumatra Selatan. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *