Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sri Fitriyana, didampingi Sekretaris dan Bendahara, menyerahkan bantuan bahan pokok untuk warga Desa Sido Rahayu kepada Camat Buay Pemaca, hari Jum'at tanggal 10 Maret 2023. (foto : SMSI Sumsel)
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sri Fitriyana, didampingi Sekretaris dan Bendahara, menyerahkan bantuan bahan pokok untuk warga Desa Sido Rahayu kepada Camat Buay Pemaca, hari Jum'at tanggal 10 Maret 2023. (foto : SMSI Sumsel)

Peduli Korban Banjir di Desa Sido Rahayu, SMSI OKU Selatan Salurkan Bantuan

Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat korban banjir, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menyalurkan bantuan sembako kepada korban terdampak banjir yang ada di Kecamatan Buay Pemaca.

Bantuan bahan pokok berupa beras, telur, mie instan dan selimut itu, diserahkan langsung oleh Ketua SMSI OKU Selatan (Sri Fitriyana), Sekretaris (Suardi Idris), dan Bendahara (Hendriana Wati), kepada Camat Buay Pemaca, hari Jum’at tanggal 10 Maret 2023.

Sri Fitriana menuturkan, bantuan sembako ini sebagai bentuk kepedulian sesama terhadap masyarakat korban banjir yang terjadi kemarin. “Walaupun bantuan yang kami salurkan tidak banyak, semoga bisa sedikit meringankan beban terhadap korban banjir.” ujarnya.

Sementara itu, Camat Buay Pemaca, Sainal Sagiman, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pengurus SMSI OKU Selatan yang telah ikut peduli dan membantu warganya yang tertimpa musibah banjir.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, dimana saat ini kondisi masyarakat mengalami kesulitan setelah kejadian banjir sejak hari Kamis kemarin.” tutur Sainal Sagiman.

Menurutnya, banjir terjadi akibat luapan air Sungai Tehmi di desa Sido Rahayu pada hari Kamis tanggal 09 Maret 2023 sekira pukul 05.30 WIB. Banjir ini mengakibatkan tiga unit rumah warga dan satu unit MCK hanyut terseret arus, satu unit masjid rusak berat, dan satu unit jembatan gantung putus.

“Akses perekonomian masyarakat lumpuh, terutama sektor pertanian seperti tanaman padi dan perkebunan hancur akibat terendam banjir dan lumpur.” pungkasnya. (ohs)

Umroh Bersama Hamidah
Laporan :
Editor :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *