BEKISARMEDIA.ID — Penantian panjang masyarakat Bumi Sriwijaya selama empat dekade atau 40 tahun lamanya, akhirnya berujung manis di bawah kepemimpinan Gubernur Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru.
Mimpi besar untuk memiliki pelabuhan samudera sendiri, kini bukan lagi sekadar wacana di atas kertas, setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel resmi melakukan Project Launching Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kamis, 9 April 2026.
Momen bersejarah yang digelar di Griya Agung ini, menjadi titik balik bagi akselerasi ekonomi Sumsel, yang selama ini seolah terbelenggu karena keterbatasan alur logistik.

Terobosan Besar Setelah Melewati 8 Gubernur
Dalam suasana penuh rasa syukur, Herman Deru mengenang bagaimana gagasan membangun pelabuhan samudera ini telah melewati masa kepemimpinan delapan periode Gubernur sebelumnya.
Sumsel selama ini tertinggal dari provinsi tetangga di Sumbagsel, yang sudah memiliki gerbang ekspor sendiri, padahal potensi kekayaan alam Sumsel jauh lebih melimpah.
“Hari ini, mimpi itu mulai kita wujudkan. Pelabuhan Tanjung Carat adalah solusi permanen untuk mengatasi pendangkalan serius di Pelabuhan Boom Baru yang sudah sulit dilalui kapal besar,” ujar Herman Deru dengan nada bangga.

Taring Ekonomi Sumsel Kembali Menyala
Kehadiran Pelabuhan Tanjung Carat diprediksi akan mengubah peta kekuatan ekonomi global, karena Sumsel merupakan penghasil kopi terbesar ke-3 di dunia, serta lumbung sawit dan karet.
Selama puluhan tahun, komoditas emas hijau ini seringkali harus diekspor melalui pelabuhan di provinsi tetangga, yang membuat citra daerah dan efisiensi biaya logistik menjadi tidak optimal.
Dengan adanya pelabuhan baru ini, alur logistik akan jauh lebih cepat, karena akan terintegrasi langsung dengan Jalan Tol Palembang-Tanjung Carat yang menyambung hingga ke Muara Enim.

Target Rampung Sebelum 2029
Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, yang hadir langsung dalam peluncuran tersebut, memberikan jaminan bahwa proyek ini akan dikawal ketat, agar selesai tepat waktu.
Pemerintah pusat menargetkan seluruh tahapan pembangunan rampung sebelum tahun 2029, guna menekan biaya logistik nasional yang selama ini masih cukup tinggi.
Dukungan penuh juga datang dari berbagai kementerian untuk memastikan masalah lahan dan administrasi sudah final, sehingga tidak ada lagi hambatan bagi investor untuk masuk ke Sumatera Selatan. (ohs)
Baca juga :
BekisarMedia.id BekisarMedia.id menyajikan berita olahraga terkini, sepak bola nasional dan daerah, klasemen, transfer pemain, dan update kompetisi Indonesia.


2 comments
Pingback: Gubernur Terima HPL Tanjung Carat, Proyek Pelabuhan Sumsel Makin Dekat Terwujud - BekisarMedia.id
Pingback: Bakal Jadi Nadi Ekonomi! Herman Deru Sodorkan 12 Proyek 'Raksasa' Sumsel ke Bappenas, Tanjung Carat Jadi Super Prioritas - BekisarMedia.id