BEKISARMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) memberikan respons cepat terkait video berisi aspirasi masyarakat yang beredar luas di media sosial. Pemkab Muba menegaskan bahwa setiap masukan dari warga akan dijadikan bahan evaluasi mendalam demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Muba, Daud Amri, menyatakan bahwa pihaknya menghargai seluruh aspirasi yang disampaikan melalui berbagai kanal informasi, termasuk platform digital. Baginya, kritik yang disampaikan secara santun merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam kontrol sosial.
Transparansi dan Evaluasi Kebijakan
Di bawah kepemimpinan Toha Tohet, sebagai Bupati Kabupaten Muba, dan Abdur Rohman Husen, sebagai Wakil Bupati, Pemkab Muba berupaya membangun saluran komunikasi yang lebih terbuka. Daud Amri menepis anggapan bahwa pemerintah daerah tertutup terhadap masukan publik.
“Kami tidak antipati terhadap kritik. Setiap masukan yang bersifat membangun akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Daud Amri di Sekayu, pada hari Sabtu, tanggal 18 Juli 2026.
Terkait substansi dalam video yang viral tersebut, Pemkab Muba sedang melakukan penelusuran fakta di lapangan. Perangkat daerah terkait telah diinstruksikan untuk memverifikasi kondisi nyata, agar langkah tindak lanjut yang diambil sesuai dengan kewenangan dan regulasi.
Harapan pada Etika Komunikasi Digital
Daud Amri juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menyampaikan aspirasi berbasis fakta dan data. Hal ini dinilai penting agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kegaduhan atau kesalahpahaman yang tidak perlu di tengah masyarakat.
Selain itu, Pemkab Muba berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi dalam perencanaan pembangunan. Setiap kebijakan yang diambil dirancang secara terukur dengan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama.
“Seluruh program Pemkab Muba dirancang berdasarkan kebutuhan warga dan dilaksanakan sesuai aturan. Dengan perencanaan yang matang, kami optimistis manfaat dari program pemerintah dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Muba,” tutup Daud Amri. (ang)







