Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Direktur Eksekutif Lintas Politika Indonesia, Kemas Khoirul Mukhlis, bersama manajer Personal Branding Lintas Politika, Muhammad Darmansa. (Bekisar Media / dokumen Kemas Khoirul Mukhlis)
Direktur Eksekutif Lintas Politika Indonesia, Kemas Khoirul Mukhlis, bersama manajer Personal Branding Lintas Politika, Muhammad Darmansa. (Bekisar Media / dokumen Kemas Khoirul Mukhlis)

Pengamat Prediksi Pemenang Pilgub Sumsel Adalah Pemenang di Palembang

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Sumatera Selatan

BekisarMedia.id — Diperkirakan, pertarungan sengit pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendatang, terjadi antara pasangan Herman Deru dan Cik Ujang dengan Mawardi Yahya dan R.A. Anita Noeringhati, di Palembang.

Pasalnya, selain karena Palembang merupakan ibu kota provinsi, juga tercatat sebagai pemilih terbanyak di Sumsel. Diyakini juga, yang dapat unggul di Palembang, akan menjadi pemenang Pilgub yang bakal digelar tanggal 27 November 2024.

[irp posts=”16780″ ]

“Data survei terakhir untuk top of mind antara kedua pasangan ini, selisih tidak sampai sepuluh persen. Herman Deru dan Cik Ujang, saat ini masih unggul. Namun, sangat mungkin dapat dikejar oleh Mawardi Yahya dan R.A. Anita noeringhati.” ujar Pengamat Politik di Sumsel, Kemas Khoirul Mukhlis, kepada wartawan, pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2024.

Hal lainnya juga dikarenakan jumlah yang tidak menginginkan petahana kembali untuk mencalonkan diri, cukup besar. Semestinya, pasangan Mawardi Yahya dan R.A. Anita Noeringhati bisa memanfaatkan sentimen tersebut.

“Yang disayangkan, calon lain seperti Heri Amalindo, hasil survei masih di bawah lima persen. Sulit untuk mengejar Herman Deru dan Cik Ujang atau Mawardi Yahya dan R.A. Anita Noeringhati. Kecuali ada hal luar biasa terjadi. Padahal, Heri Amalindo sudah terlebih dahulu bergerak.” tuturnya.

Kemas Khoirul Mukhlis menjelaskan, kondisi tadi berdasarkan hasil survei yang dipegang oleh pihaknya. Bisa jadi, berbeda dengan hasil surevi dari lembaga lainnya.

Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang itu menilai, antara Herman Deru dan Cik Ujang dengan Mawardi Yahya dan R.A. Anita noeringhati, sekarang sedang gencar melakukan sosialisasi dan konsolidasi. Itu dilakukan setiap hari, tanpa henti. Dan tentu saja hal yang positif, karena semakin banyak menyentuh masyarakat, peluang untuk menang juga semakin terbuka.

[irp posts=”15620″ ]

“Polanya hampir sama, walau gaya komunikasi antara Herman Deru dengan Mawardi Yahya berbeda. Hanya sedikit ada kekuatan bagi pasangan Mawardi Yahya dan R.A. Anita Noeringhati, karena selalu didampingi oleh Syahrial Oesman sebagai Panglima Pemenangan. Tentunya, ini berpengaruh.” ucap Mukhlis, sapaan akrabnya.

Dia pun berharap, walau terbuka potensi kompetisi antara Herman Deru dan Cik Ujang dengan Mawardi Yahya dan R.A. Anita Noeringhati, Pilgub Sumsel nanti tetap diikuti setidaknya 3 pasang calon. “Semakin banyak kandidat, pasti lebih bagus. Masyarakat memiliki pilihan alternatif, dan ini bagus untuk meningkatkan partisipasi pemilih.” tegasnya. (ohs)

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

About Oyong Hairudin

Avatar photo
Wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi muda. Aktif meliput perkembangan olahraga, sepak bola, dan peristiwa daerah di Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *