Pemain Persebaya Surabaya di BRI Super League Musim 2025/2026. (foto : ileague.id)
Pemain Persebaya Surabaya di BRI Super League Musim 2025/2026. (foto : ileague.id)

Persebaya Siap Tempur Hadapi Borneo FC, Uston Nawawi Fokus Pemulihan Pemain

Surabaya, BekisarMedia.id — Masa jeda kompetisi BRI Super League Musim 2025/2026 segera berakhir. Persebaya Surabaya akan kembali melanjutkan perjuangan dengan menghadapi laga krusial kontra Borneo FC Samarinda pada pekan ke-15. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, hari Sabtu malam, tanggal 20 Desember 2025.

Caretaker pelatih Persebaya, Uston Nawawi, mengakui bahwa waktu persiapan tim relatif singkat. Secara efektif, tim hanya memiliki sekitar tiga hari untuk mempersiapkan diri sebelum pertandingan penting tersebut.

“Persiapan kita memang terbatas, jadi fokus utama saat ini adalah pemulihan kondisi pemain sekaligus pemantapan strategi,” ujarnya, dilansir dari Ileague.id pada hari Rabu, tanggal 17 Desember 2025.

Dalam proses persiapan tersebut, tim pelatih terus memantau kondisi dua pemain penting, Koko Ari Araya dan Risto Mitrevski, yang sebelumnya mengalami kendala kebugaran. Uston Nawawi menegaskan, keduanya menunjukkan perkembangan positif, namun tetap membutuhkan kehati-hatian.

[irp]

“Ya, mereka berdua berangsur-angsur membaik, tapi tetap kita konsultasikan dengan hati-hati,” kata Uston Nawawi.

Menurut Uston, sapaan akrabnya, peluang keduanya untuk tampil masih terbuka, namun belum tentu langsung dimainkan sejak menit awal. Tim pelatih tidak ingin mengambil risiko yang dapat memperburuk kondisi pemain.

Menjelang laga melawan Borneo FC yang dikenal memiliki lini serang tajam, Persebaya memilih pendekatan realistis dengan melakukan analisis menyeluruh terhadap kekuatan lawan. Uston menegaskan bahwa persiapan tim tidak hanya terfokus pada satu pemain kunci lawan, melainkan keseluruhan pola permainan.

[irp]

“Tentunya, kami sudah mempelajari permainan mereka dan mempersiapkannya di sesi latihan,” jelasnya.

Di tengah situasi transisi tim, Uston menekankan pentingnya menjaga identitas dan karakter Persebaya. Ia menilai, hasil positif dalam dua laga tandang sebelumnya, menjadi bukti bahwa skuad dari klub yang berjuluk Bajul Ijo itu, tetap memiliki mental dan jati diri yang kuat.

“Persebaya nomor satu. Itu yang sering saya sampaikan. Apa pun keadaannya, Persebaya harus tetap nomor satu, dan itu sudah mereka buktikan di dua pertandingan tandang,” pungkas Uston. (try)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *