Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Pemain Sriwijaya FC dan Sumsel United pada pertandingan pekan ke 17 Pegadaian Championship musim 2025/2026. (foto : ig @sumselutdofficial)
Pemain Sriwijaya FC dan Sumsel United pada pertandingan pekan ke 17 Pegadaian Championship musim 2025/2026. (foto : ig @sumselutdofficial)

Putaran Kedua Pegadaian Championship Grup 1 Rampung, Sriwijaya FC Terbenam di Dasar Klasemen

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Sumatera Selatan

BekisarMedia.id — Putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026 resmi berakhir pada hari Sabtu, 31 Januari 2026. Seluruh klub di Grup 1 dan Grup 2 telah menuntaskan pertandingan hingga pekan ke-18, sekaligus menutup paruh kompetisi yang sarat persaingan ketat.

Di Grup 1, persaingan papan atas berjalan panas hingga laga terakhir. Garudayaksa FC tampil konsisten dan berhasil mengunci posisi puncak klasemen sementara, dengan koleksi 34 poin dari 18 pertandingan. Mereka unggul tipis atas Adhyaksa FC Banten yang membuntuti di peringkat kedua dengan 33 poin.

Klub anyar asal Sumatera Selatan, Sumsel United, mencatatkan performa cukup impresif sepanjang putaran kedua. Mengoleksi 31 poin dari 18 laga, Sumsel United kini menempati peringkat ketiga, dan masih berpeluang besar bersaing menuju fase berikutnya.

Sementara itu, FC Bekasi City berada di posisi keempat dengan total 27 poin, hasil dari tujuh kemenangan, enam hasil imbang, dan lima kekalahan. Jumlah poin yang sama juga diraih Persiraja Banda Aceh, namun perbedaan produktivitas gol membuat klub asal Aceh itu harus puas berada di peringkat kelima.

PSMS Medan menutup putaran kedua di posisi keenam, dengan raihan 26 poin dari 18 pertandingan. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu unggul tiga poin atas Persikad, yang menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Grup 1.

Persaingan sengit justru terjadi di papan bawah. Tiga tim masih berjuang keras untuk keluar dari zona play off degradasi, yakni PSPS Pekanbaru di peringkat kedelapan dengan 21 poin, Persekat Tegal di posisi kesembilan dengan 19 poin, serta Sriwijaya FC yang terpuruk di dasar klasemen.

Musim ini menjadi periode yang sangat berat bagi Sriwijaya FC. Hingga putaran kedua berakhir, klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) itu belum sekalipun meraih kemenangan, dan baru mengoleksi dua poin dari 18 pertandingan.

Kondisi ini menempatkan Sriwijaya FC dalam tekanan besar untuk segera bangkit pada putaran ke 3 Grup 1 Pegadaian Championship 2025/2026, demi menghindari nasib terburuk di akhir musim. (ohs)

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

Ditulis oleh : | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

About Oyong Hairudin

Avatar photo
Wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi muda. Aktif meliput perkembangan olahraga, sepak bola, dan peristiwa daerah di Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *