Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Laga berat menanti. Persipal harus menang lawan Deltras FC demi menghindari lubang degradasi. (BEKISARMEDIA.ID/IG PERSIPAL FC)
Laga berat menanti. Persipal harus menang lawan Deltras FC demi menghindari lubang degradasi. (BEKISARMEDIA.ID/IG PERSIPAL FC)

Persipal FC di Titik Nadir: Terancam Susul Sriwijaya FC ke Liga Nusantara

BekisarMedia.id — Persipal FC kini berada di titik nadir. Laskar Tadulako terancam menyusul langkah pahit raksasa Sumatra Selatan, Sriwijaya FC, yang sudah lebih dulu dipastikan degradasi ke Liga Nusantara musim depan.

Pertandingan pekan ke-24 Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026 melawan Deltras FC di Stadion Gawalise pada 11 April 2026 mendatang, bakal menjadi “vonis” terakhir bagi skuat asuhan Andhika Mulia Pratomo itu.

Jika gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri, pupus sudah harapan Persipal FC untuk tetap bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia musim depan.

baca juga : Adhyaksa FC Banten Tahan Imbang Garudayaksa FC, PSPS Pekanbaru Pesta Gol ke Gawang Sriwijaya FC

Rekor Buruk dan Bayang-bayang Sriwijaya FC

Kondisi Persipal saat ini sangat kritis. Mereka masih tertahan di posisi juru kunci Grup 2 Pegadaian Championship, dengan koleksi hanya 7 poin. Ironisnya, dari 23 laga yang sudah dijalani, Persipal belum pernah sekalipun mencicipi manisnya kemenangan.

Kekalahan memalukan 0-7 dari PSS Sleman pekan lalu, kian memperparah rapor merah mereka. Total kebobolan Laskar Tadulako kini mencapai 66 gol, angka yang sangat mengkhawatirkan bagi tim yang bertarung di level profesional.

Situasi ini sangat mirip dengan tragedi yang menimpa Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito sudah dipastikan turun kasta pada Februari lalu, setelah dipermalukan Sumsel United di Jakabaring dengan skor 0-3.

Kini, hantu degradasi itu nyata berada di depan mata publik pecinta sepak bola di Kota Palu.

baca juga : Sriwijaya FC Kalah 0-6 dari PSPS Pekanbaru, Rekor Tanpa Kemenangan Kembali Berlanjut

Tren Negatif: 5 Laga Terakhir Tanpa Kemenangan

Grafik performa Mohammad Jordan Zamorano dan kawan-kawan terus terjun bebas. Dalam lima pertandingan terakhir, Persipal hanya mampu memetik satu poin, yakni saat menahan imbang Persiba Balikpapan 1-1 pada 23 Februari 2026.

Sisanya, gawang Persipal menjadi bulan-bulanan lawan dengan skor mencolok:

  • Kalah 0-4 dari Kendal Tornado FC
  • Kalah 1-4 dari Persiku Kudus
  • Kalah 1-6 dari PSIS Semarang
  • Kalah 0-7 dari PSS Sleman

baca juga : Big Match Adhyaksa FC vs Garudayaksa FC Warnai Pekan Ke-23 Pegadaian Championship

Simulasi Poin: Menanti Keajaiban di Gawalise

Secara matematis, Persipal tertinggal 10 angka dari Persiba Balikpapan yang menghuni posisi ke-9. Andai saja mereka kalah dari Deltras FC, maka sisa tiga pertandingan ke depan tidak akan lagi berarti, karena poin maksimal mereka tidak akan mampu mengejar ketertinggalan.

Rekor pertemuan dengan Deltras pun tidak berpihak pada tuan rumah. Dalam dua duel terakhir, Persipal ditahan imbang 0-0 (1 November 2025) dan dipukul 1-3 saat bertandang ke Gelora Delta (25 Januari 2026).

Meski berada di ujung tanduk, pelatih Persipal, Andhika Mulia Pratomo, tetap mencoba menjaga profesionalisme skuatnya. “Di akhir musim ini, kami tetap ingin menyelesaikan kompetisi dengan yang terbaik,” ungkapnya usai laga kontra PSS Sleman.

baca juga : Preview Pertandingan PERSIPAL FC vs PERSIBA Balikpapan : Saatnya PERSIPAL FC Putus Rantai 5 Kekalahan Beruntun

Panas di Papan Tengah

Sementara Persipal berjuang di zona merah, persaingan sengit justru terjadi di papan tengah, antara Persiba Balikpapan dan PSIS Semarang yang berebut posisi ke-8. Peringkat ini sangat krusial, mengingat tim yang finis di posisi 9, harus melewati babak play off degradasi yang sangat berisiko.

Kini, beban berat ada di pundak para pemain Persipal. Stadion Gawalise akan menjadi saksi, apakah Laskar Tadulako mampu menciptakan keajaiban, atau justru resmi terjun bebas ke kasta ketiga. (ohs)

Ditulis oleh : O. Hairudin Sikumbang | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

About Oyong Hairudin

Avatar photo
Wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi muda. Aktif meliput perkembangan olahraga, sepak bola, dan peristiwa daerah di Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *