Pemain Persekat mencoba mengumpan bola ke pemain lainnya, melewati pemain Sriwijaya FC, dalam pertandingan ke 15 Pegadaian Championship musim 2025/2026. (foto : MO Sriwijaya FC)
Pemain Persekat mencoba mengumpan bola ke pemain lainnya, melewati pemain Sriwijaya FC, dalam pertandingan ke 15 Pegadaian Championship musim 2025/2026. (foto : MO Sriwijaya FC)

Riki Dwi Saputro Ciptakan Gol Tunggal di Babak Kedua, Sriwijaya FC Gagal Curi Poin di Kandang Persekat

BekisarMedia.id, Tegal — Penantian panjang Persekat Tegal untuk meraih kemenangan perdana di kandang sendiri, akhirnya terjawab. Pada laga pekan ke-15 Pegadaian Championship musim 2025/2026, Persekat sukses menundukkan Sriwijaya FC dengan skor tipis 1-0 di Stadion Trisanja, Slawi, Kabupaten Tegal, pada hari Sabtu, tanggal 10 Januari 2025.

Gol semata wayang kemenangan Persekat dicetak oleh Riki Dwi Saputro pada menit ke-57. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan pertama Persekat di laga kandang, setelah enam pertandingan sebelumnya gagal meraih hasil maksimal.

Sebelum laga ini, Persekat tercatat hanya mampu membukukan lima hasil imbang dan satu kekalahan, saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Kemenangan atas Sriwijaya FC pun disambut antusias oleh tim dan suporter yang telah lama menantikan hasil positif di Stadion Trisanja.

[irp]

Tambahan tiga poin membuat Persekat kini mengoleksi 17 poin dan menempati peringkat ke 9 klasemen sementara Grup 1 (Grup Barat). Persekat masih menjaga peluang untuk menjauh dari zona degradasi, yang saat ini masih dihuni Sriwijaya FC.

Sementara itu, Sriwijaya FC belum mampu keluar dari tren negatif. Klub berjuluk Laskar Wong Kito itu, masih terpuruk di dasar klasemen dengan raihan dua poin. Persekat kini sejajar dengan PSPS Pekanbaru dan PSMS Medan, yang juga mengoleksi 17 poin dan menempati peringkat ke 8 dan ke 7.

Pelatih Persekat, I Putu Gede, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya. Ia menilai laga berjalan tidak mudah, terlebih kondisi cuaca yang diguyur hujan.

[irp]

“Bersyukur tiga poin ini sangat berarti, apalagi ini kemenangan pertama di kandang. Hujan cukup menyulitkan, tapi juga membawa berkah. Penampilan pemain luar biasa, meski ada beban dan tekanan, sementara lawan bermain tanpa beban,” ujar I Putu Gede usai pertandingan.

Ia juga mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu keluar dari tekanan di sepanjang pertandingan.

“Sriwijaya FC benar-benar menyulitkan. Saya apresiasi pemain dari babak pertama sampai babak kedua bisa bertahan dan keluar dari tekanan,” tegas mantan pelatih Arema FC itu.

[irp]

Meski meraih kemenangan, I Putu Gede menegaskan bahwa timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

“Masih banyak celah, terutama saat kami sudah unggul. Beban itu masih terasa. Mudah-mudahan ke depan, saat menghadapi PSPS Pekanbaru, tim bisa tampil lebih lepas,” tambahnya.

Di sisi lain, pencetak gol kemenangan, Riki Dwi Saputro, mengaku bersyukur bisa memberikan kontribusi penting bagi timnya.

[irp]

“Alhamdulillah, kami akhirnya bisa meraih tiga poin pertama di kandang, setelah beberapa pertandingan sangat sulit menang. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kemenangan berikutnya, baik di kandang maupun tandang,” ujar Riki Dwi Saputro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *