BEKISARMEDIA.ID — Pelatih Kepala Semen Padang FC, Nil Maizar, menyatakan kesiapan penuh anak asuhnya jelang laga krusial pekan kedua Pegadaian Championship 2026/27 menghadapi PSIS Semarang. Pertandingan sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, pada Minggu, 20 September 2026, dengan waktu kickoff pukul 19.00 WIB.
Skuad Kabau Sirah datang ke Bekasi dengan membawa modal berharga, usai mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Persiraja Banda Aceh pada laga pembuka. Meski mengantongi tren positif, persiapan matang dari segi taktik hingga mental, terus digenjot demi merebut poin penuh di markas lawan.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah sampai dan anak-anak sudah istirahat. Tadi pagi kita latihan di Lapangan Lesti. Secara taktikal, fisikal, teknikal, dan mental, sekali lagi kita siap untuk menghadapi PSIS Semarang besok malam,” ujar NilMaizar dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
Ia juga berharap kehadiran ribuan suporter di Stadion Patriot Chandra Bhaga, dapat membakar motivasi bertanding para pemain di lapangan hijau.
“Penonton kalau hadir di lapangan lebih dari 1.000, 2.000, hingga 10.000 orang itu energinya berbeda. Ini sangat menguntungkan dan kita butuhkan. Tanpa penonton semangat kita berkurang, beda jika ada pendukung kita sendiri. Mudah-mudahan seluruh pemain dan suporter memberikan dukungan penuh sehingga target tiga poin tercapai,” ungkapnya.
Duel akhir pekan ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama mencatatkan hasil sempurna pada laga perdana. PSIS Semarang sebelumnya sukses menaklukkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1, sementara Semen Padang unggul atas Persiraja.
Pertemuan ini sekaligus menyajikan adu strategi menarik antara juru taktik Semen Padang FC dan pelatih kepala PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro.
“Saya pikir ini pertandingan yang menarik. Widodo teman saya dan dia punya kemampuan yang luar biasa, tapi kita juga punya kemampuan yang luar biasa. Kemarin Widodo bilang sudah evaluasi permainan Semen Padang FC, kita juga evaluasi bagaimana mereka main. Di era modern football, semua terbuka dan bisa kita pelajari,” jelas NilMaizar.
Menutup keterangannya, sang pelatih menekankan tentang pentingnya kedisiplinan dalam menerjemahkan instruksi taktik serta menuntut para pemainnya untuk melipatgandakan daya juang di lapangan.
“Tinggal bagaimana taktikal itu berjalan di lapangan besok. Mudah-mudahan semua strategi berpihak ke Semen Padang. Saya yakin anak-anak bisa, seperti dibilang kapten tadi, kalau Semarang 100 persen, kita harus 200 persen,” tegasnya. (tri)








