Pemain Sriwijaya FC, Vieri Donny Arianto, melakukan selebrasi setelah berhasil menciptakan gol ke gawang Sumsel United, pada hari Minggu, tanggal 2 November 2025, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. (BEKISARMEDIA.ID/TRI)
Pemain Sriwijaya FC, Vieri Donny Arianto, melakukan selebrasi setelah berhasil menciptakan gol ke gawang Sumsel United, pada hari Minggu, tanggal 2 November 2025, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. (BEKISARMEDIA.ID/TRI)

Sriwijaya FC Terpuruk Jelang Derby Andalas Kontra PSPS Pekanbaru

Palembang, BekisarMedia.id — Kondisi Sriwijaya FC kian mengkhawatirkan jelang laga penting menghadapi PSPS Pekanbaru pada pekan ke-14 Pegadaian Championship musim 2025/2026. Pertandingan bertajuk Derby Andalas ini, dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada hari Minggu, tanggal 4 Januari 2026, pukul 15.30 WIB.

Hingga memasuki pekan ke-14, klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu belum sekalipun meraih kemenangan, dari total 13 pertandingan yang telah dijalani. Situasi ini menjadi alarm serius, terlebih Sriwijaya FC sedang berada dalam tren negatif setelah menelan lima kekalahan beruntun.

Hasil imbang terakhir diraih Sriwijaya FC saat menghadapi Sumsel United pada 2 November 2025 dengan skor 1-1. Setelah itu, performa tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) ini terus merosot, tanpa mampu mencatatkan hasil positif.

[irp]

Pada 7 November 2025, Sriwijaya FC harus mengakui keunggulan Adhyaksa FC Banten dengan skor tipis 0-1 saat bermain di kandang sendiri. Kekalahan tersebut menjadi awal dari rentetan hasil buruk yang terus berlanjut.

Petaka berlanjut ketika Sriwijaya FC bertandang ke Stadion Pakansari dan dipermalukan Garudayaksa FC dengan skor mencolok 7-2 pada 11 November 2025. Lini pertahanan yang rapuh, menjadi sorotan utama dalam laga tersebut.

Kembali tampil di hadapan publik sendiri, Sriwijaya FC kembali gagal bangkit usai takluk 0-3 dari Persikad pada 19 November 2025. Kekalahan ini semakin menekan mental pemain sekaligus memperburuk posisi tim di klasemen sementara.

[irp]

Derita Laksar Wong Kito berlanjut pada 24 November 2025. Bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Sriwijaya FC harus menerima kekalahan telak 0-5, yang menjadi salah satu hasil terburuk sepanjang musim ini.

Upaya bangkit juga gagal terwujud saat menjamu PSMS Medan pada 27 Desember 2025. Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sriwijaya FC kembali menelan kekalahan dengan skor 1-3.

Rentetan hasil negatif tersebut menjadikan laga melawan PSPS Pekanbaru sebagai pertandingan yang sangat krusial. Selain membawa gengsi Derby Andalas, duel ini juga menjadi momentum penting bagi Sriwijaya FC untuk menghentikan tren kekalahan, sekaligus menjaga asa bertahan di kompetisi Pegadaian Championship. (try)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *