BEKISARMEDIA.ID — Geliat pembinaan sepak bola usia dini di Bumi Sriwijaya memasuki babak baru. Ratusan pemain muda yang tergabung dalam berbagai tim dari komunitas dan sekolah sepak bola (SSB) di Sumatra Selatan (Sumsel), resmi turun ke lapangan untuk berlaga dalam ajang Sumatera Junior League (SJL) 2026.
Kompetisi bergengsi ini resmi dimulai pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, dengan pertandingan dipusatkan di Stadion Kamboja, Palembang. Kehadiran turnamen ini disambut antusias tinggi oleh para pemain cilik, pelatih, hingga para orang tua yang memadati area pinggir lapangan sejak pagi hari.
baca juga : Ratusan Pemain Jalani Screening Jelang Sumatera Junior League 2026 Regional Palembang
Pembagian Sisi Lapangan dan Format Pertandingan
Ajang SJL 2026 mempertandingkan dua kategori usia, yakni Kelompok Umur (KU) 10 tahun dan Kelompok Umur (KU) 12 tahun. Guna memaksimalkan durasi dan kelancaran pertandingan, pihak penyelenggara menerapkan format pembagian area lapangan yang cukup unik di kompleks Stadion Kamboja.
Di atas rumput hijau, panitia membagi lapangan utama menjadi tiga sisi terpisah secara paralel. Satu sisi lapangan khusus digunakan untuk pertandingan kategori KU 12 tahun yang menerapkan format bertanding delapan melawan delapan pemain.
Sementara itu, dua sisi lapangan lainnya dialokasikan untuk pertandingan kategori KU 10 tahun dengan format tujuh melawan tujuh pemain. Penataan ini dinilai efektif untuk mengakomodasi tingginya jumlah peserta tanpa mengorbankan standar keselamatan dan kenyamanan bertanding anak-anak.
baca juga : Technical Meeting Rampung, Sumatera Junior League 2026 Regional Palembang Siap Digelar
Antusiasme Tinggi Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
Perwakilan panitia penyelenggara, Ricki, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran jalannya hari pertama pelaksanaan SJL 2026. Menurutnya, turnamen yang digagas oleh tokoh sepak bola nasional Dony “Jalu” Setiabudi ini, bertujuan utama sebagai sarana edukasi bagi anak-anak untuk menikmati permainan sepak bola secara gembira namun tetap kompetitif.
“Hari ini kita sudah mulai laksanakan pertandingan untuk KU 10 dan 12. Lapangan kita bagi tiga, satu untuk KU 12, dan dua untuk KU 10,” ujar Ricki di sela-sela kegiatan.
Ia merinci bahwa masing-masing kelompok umur diikuti oleh total 13 tim yang sebelumnya telah melalui tahap screening data ketat. Seluruh peserta tersebut terdistribusi ke dalam tiga grup penyisihan, yang saling mengalahkan demi mengamankan tiket menuju fase gugur.
baca juga : 37 Tim Bakal Ikut Serta di Sumatra Junior League Regional Palembang
Tiket Menuju Seri Nasional di Sumatra Barat
Kompetisi regional yang panitianya diketuai oleh Edi Triono ini, tidak sekadar menjadi ajang unjuk gigi di tingkat regional Sumsel. Panitia telah menyiapkan bentuk apresiasi dan jenjang lanjutan bagi tim-tim yang berhasil keluar sebagai yang terbaik di akhir turnamen.
“Masing-masing KU, akan diambil juara satu, dua, dan tiga bersama,” terang Ricki menjelaskan format penghargaan turnamen.
Lebih lanjut, fasilitas istimewa disiapkan bagi tim juara pertama dari masing-masing kelompok umur. Penyelenggara memberikan penghargaan berupa gratis biaya pendaftaran untuk melaju ke seri tingkat Sumatra.
Rencananya, seri pulau Sumatra tersebut akan dilangsungkan di Stadion Utama Sumatra Barat yang berlokasi di Kabupaten Padang Pariaman pada akhir bulan ini.
Sementara itu, tim yang sukses menduduki peringkat kedua dan ketiga bersama tetap diberikan hak keikutsertaan untuk berlaga di seri nasional, namun dengan skema pembiayaan secara mandiri.
Ajang berjenjang semacam ini memegang peranan krusial dalam membentuk mental bertanding pemain sejak dini.
Melalui kompetisi yang sehat dan terstruktur, talenta-talenta muda dari Sumsel diharapkan mampu tumbuh menjadi pemain profesional yang kelak mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. (ang)









1 komentar