BEKISARMEDIA.ID — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Provinsi Jawa Selatan (Jatim) sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I, yang dipusatkan di Kabupaten Tulungagung, pada hari Sabtu, tanggal 13 Juni 2026.
Dalam forum tertinggi tingkat regional itu, Bobi Hindarko, S.T., resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD PJS Jawa Timur, untuk menakhodai organisasi pada periode 2026-2027.
Pelaksanaan Musda perdana ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS, Mahmud Marhaba, dengan didampingi jajaran pimpinan teras pusat.
Di antaranya Ketua DPP Divisi Advokasi dan Perlindungan Wartawan (Eko Puguh, S.H., M.H.), Ketua DPP Divisi Pemberdayaan Jurnalis Perempuan (Wiwin Alfianti), serta Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PJS Divisi Hubungan Antar Lembaga dan Humas, Dodik.
Mandat Penyusunan Pengurus dan Dukungan DPC
Kemenangan mutlak Bobi Hindarko dalam Musda I ini, diraih setelah mendapatkan dukungan penuh dan kesepakatan bulat dari seluruh perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang hadir di lokasi acara.
Utusan daerah tersebut meliputi pengurus definitif dari DPC Kabupaten Tulungagung, DPC Kabupaten Nganjuk, DPC Kabupaten Kediri, DPC Kabupaten Gresik, hingga DPC Kabupaten Jember.
Pasca terpilihnya Bobi Hindarko secara definitif, pihak DPP PJS memberikan tenggat waktu selama 10 hari ke depan kepada ketua tim formatur, untuk segera menyusun dan merampungkan struktur fungsional kepengurusan DPD PJS Jatim yang lengkap.
Struktur baru ini nantinya akan segera diserahkan ke pusat, guna proses penerbitan Surat Keputusan (SK) resmi.
Akselerasi Dokumen Administrasi Menuju Dewan Pers
Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, dalam pengarahan strategisnya menekankan bahwa gelaran Musda perdana di Jatim ini bukan sekadar agenda rutin pergantian kepemimpinan daerah.
Musda ini harus dimaknai sebagai langkah krusial dan lompatan besar organisasi, dalam memenuhi instrumen legalitas ekosistem pers di Indonesia.
Mahmud Marhaba menginstruksikan dengan tegas kepada seluruh jajaran pengurus DPD Jatim dan DPC kabupaten atau kota, untuk melupakan sejenak ekspansi atau pembentukan cabang baru di wilayah lain.
Fokus utama seluruh kader saat ini adalah mempercepat penyelesaian dan perapian dokumen administrasi internal, sebagai syarat mutlak pendaftaran PJS menjadi Konstituen resmi di Dewan Pers
“Saya ingatkan seluruh jajaran di Jawa Timur untuk fokus menyelesaikan dokumen yang dibutuhkan. Abaikan dulu pembentukan DPC baru di wilayah lain, rampungkan yang sudah ada agar Jawa Timur bisa berpartisipasi penuh mengantarkan PJS ke gerbang Dewan Pers,” tegas Mahmud Marhaba di hadapan para peserta Musda.
Persiapan Munas ke-3 dan Pelantikan Masif di Jakarta
Target pemenuhan berkas administrasi ini dinilai sangat mendesak dan berkejaran dengan waktu. Pasalnya, DPP PJS dijadwalkan akan menggelar perhelatan akbar Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 pada tanggal 21 hingga 24 Juli 2026 mendatang yang berlokasi di Jakarta.
Agenda utama Munas ke-3 tersebut tidak hanya berfokus pada pemilihan Ketua Umum DPP PJS untuk periode 2026-2027, tetapi juga akan dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema pers siber. Agenda besar tersebut direncanakan bakal menghadirkan Presiden Republik Indonesia beserta jajaran Menteri dari Kabinet Merah Putih sebagai pembicara utama.
Selain itu, momentum Munas di ibu kota nantinya, juga menjadi panggung pelantikan massal bagi seluruh pengurus DPP, DPD, hingga DPC PJS dari seluruh penjuru Indonesia.
Selepas prosesi pengukuhan bersama tersebut, manajemen pusat PJS akan langsung bergerak melakukan pendaftaran dokumen fisik organisasi secara resmi ke Gedung Dewan Pers di Jakarta. (ang)
baca juga :
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel

