Ratusan Pemain Jalani Screening Jelang Sumatera Junior League 2026 Regional Palembang

BEKISARMEDIA.ID — Ratusan pemain yang akan berlaga pada Sumatera Junior League (SJL) 2026 Regional Palembang, menjalani proses screening atau verifikasi data di Stadion Kamboja, Palembang, Jum’at, 31 Juli 2026.

Tahapan ini menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi seluruh peserta sebelum mengikuti pertandingan yang akan berlangsung pada 1–2 Agustus 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB itu, diikuti oleh ratusan anak dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatra Selatan (Sumsel). Mereka datang bersama pelatih serta orang tua masing-masing, untuk mengikuti proses pencocokan identitas yang dilakukan panitia.

Screening ini merupakan rangkaian lanjutan setelah panitia sebelumnya menggelar Technical Meeting (TM) dan pembagian grup pertandingan, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan kompetisi sepak bola usia dini tersebut.

Screening Jadi Tahapan Penting Sebelum Bertanding

Dalam proses verifikasi, seluruh pemain dari Kelompok Umur (KU) 10 tahun dan KU 12 tahun, dipanggil satu per satu untuk menjalani pemeriksaan administrasi.

Tim verifikasi yang dipimpin Wahyudi dan Aulia Seftian, mencocokkan data setiap pemain dengan dokumen yang telah diserahkan oleh masing-masing klub.

Dokumen yang wajib dibawa meliputi akta kelahiran, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), halaman depan rapor sekolah, pasfoto terbaru, serta Kartu Identitas Anak (KIA) bagi peserta yang telah memilikinya.

Berkas tersebut kemudian diperiksa dan disesuaikan dengan data yang telah didaftarkan sebelumnya oleh masing-masing tim.

Menjaga Sportivitas dan Keadilan Kompetisi

Perwakilan penyelenggara, Ricki, menjelaskan bahwa screening merupakan prosedur yang telah menjadi bagian dari setiap penyelenggaraan kompetisi sepak bola usia dini.

Menurutnya, tahapan ini bukan untuk mempersulit peserta, melainkan memastikan seluruh pemain memenuhi persyaratan administrasi sesuai regulasi turnamen sehingga kompetisi berlangsung secara adil.

“Proses screening ini adalah sebuah tahapan yang sudah rutin dilakukan pada setiap kompetisi dan turnamen sepak bola usia dini. Kita ingin anak-anak yang bermain memang datanya sesuai, sehingga nantinya tidak ada kendala ketika bertanding di Padang Pariaman,” ujar Ricki.

Selain sebagai bentuk verifikasi administrasi, screening juga menjadi upaya menjaga prinsip fair play dalam kompetisi usia dini. Kesesuaian data peserta penting agar setiap pemain bertanding pada kelompok umur yang semestinya sesuai dengan ketentuan penyelenggara.

Mengapa Dokumen Administrasi Harus Lengkap?

Dalam pelaksanaan turnamen sepak bola usia dini, kelengkapan dokumen menjadi salah satu syarat utama sebelum pemain dinyatakan berhak tampil di lapangan.

Akta kelahiran digunakan sebagai dokumen utama untuk memastikan identitas dan usia peserta. Sementara itu, NISN, rapor sekolah, serta KIA berfungsi sebagai dokumen pendukung yang membantu proses pencocokan identitas pemain sesuai data yang telah didaftarkan oleh klub kepada panitia.

Melalui proses tersebut, panitia dapat memastikan seluruh peserta yang mengikuti pertandingan merupakan pemain yang telah memenuhi persyaratan administrasi turnamen.

Mencegah Kendala Saat Seri Nasional

Ricki mengatakan proses verifikasi dilakukan sejak tingkat regional, agar tidak menimbulkan persoalan administrasi apabila tim berhasil melaju ke putaran nasional.

Menurutnya, tim yang nantinya menjadi juara akan mewakili Regional Palembang di seri nasional sehingga seluruh data pemain harus telah sesuai sejak awal kompetisi.

“Kalau sejak regional semua data sudah diverifikasi dengan baik, maka ketika tim lolos ke seri nasional proses administrasinya akan jauh lebih mudah dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” katanya.

Pertandingan Dimulai 1 Agustus

Sumatera Junior League 2026 Regional Palembang akan berlangsung selama dua hari, yakni 1–2 Agustus 2026, di Stadion Kamboja, Palembang.

Sebanyak dua kelompok umur akan dipertandingkan, yaitu KU 10 tahun dan KU 12 tahun, dengan pertandingan perdana dijadwalkan dimulai pukul 07.30 WIB.

Juara pertama dari masing-masing kelompok umur akan memperoleh kesempatan mewakili Regional Palembang pada seri nasional yang akan digelar di Stadion Utama Sumatra Barat, Kabupaten Padang Pariaman, pada akhir Agustus 2026.

“Selama dua hari ini kita akan melihat anak-anak muda Sumsel menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semoga mereka dapat berbicara banyak di seri nasional dan membawa pulang prestasi yang membanggakan,” pungkas Ricki. (ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *