BEKISARMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengambil langkah strategis untuk mempercepat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Upaya ini diwujudkan melalui pelibatan aktif para pelaku usaha dan berbagai organisasi dunia usaha di wilayah setempat.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai krusial untuk menghasilkan basis data ekonomi yang akurat. Data yang valid, nantinya akan digunakan pemerintah sebagai landasan utama dalam merumuskan kebijakan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha di Palembang
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Coffee Morning yang dipimpin oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Acara yang mempertemukan unsur pemerintah dengan sejumlah asosiasi badan usaha seperti GAPENSI, GATENSI, HIPMI, REI, INKINDO, dan IDI ini berlangsung di Ruang Rapat Parameswara pada Selasa, 8 September 2026.
Ratu Dewa menekankan bahwa kualitas data dari sensus akan sangat menentukan ketepatan arah program pembangunan ekonomi. Peran pelaku usaha, termasuk sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dinilai sangat vital dalam menjaga stabilitas roda perekonomian perkotaan.
“Percepatan pendataan ini merupakan kebutuhan penting agar pemerintah dapat menyusun program yang tepat sasaran. Kami berharap sinergi ini tidak hanya menggairahkan investasi, tetapi juga membantu menekan angka kemiskinan serta pengangguran di Palembang,” ujarnya.
Selain fokus pada pendataan sensus, pihak pemerintah juga mendorong komitmen dunia usaha dalam mengoptimalkan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR). Program tersebut diarahkan untuk membantu penanganan rumah tidak layak huni serta pemberdayaan masyarakat secara langsung.
Peran Strategis Data Sensus Ekonomi 2026
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang, Edi Subeno, memaparkan bahwa SE2026 dirancang untuk memotret struktur perekonomian secara komprehensif dan terkini. Dukungan penuh dari pemerintah daerah serta kejujuran informasi dari responden pelaku usaha, menjadi penentu utama keberhasilan pendataan di lapangan.
Manfaat dari data Sensus Ekonomi 2026 ini sendiri terbagi ke dalam beberapa sektor penting bagi kemajuan daerah:
-
Bagi Pemerintah: Menjadi landasan perumusan kebijakan fiskal, evaluasi program ekonomi, serta perencanaan infrastruktur penunjang bisnis.
-
Bagi Dunia Usaha: Menyediakan informasi valid mengenai struktur pasar, peta persaingan, tren ekonomi regional, dan pembacaan peluang investasi baru.
-
Bagi Akademisi & Masyarakat: Mendukung riset berbasis data empiris serta memastikan alokasi program bantuan sosial tepat sasaran berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Melalui pendataan yang komprehensif ini, Kota Palembang optimis mampu menyongsong masa depan ekonomi yang lebih terukur, transparan, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional. (ang)








1 komentar