Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Alwi Farhan, atlet Bulu Tangkis Indonesia pada Daihatsu Indonesia Master Tahun 2026. (foto : pbsi.id)
Alwi Farhan, atlet Bulu Tangkis Indonesia pada Daihatsu Indonesia Master Tahun 2026. (foto : pbsi.id)

Alwi Farhan Jaga Asa Indonesia di Daihatsu Indonesia Masters Tahun 2026

BekisarMedia.id — Alwi Farhan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putra, yang masih bertahan pada ajang Daihatsu Indonesia Masters tahun 2026. Pebulutangkis muda itu melangkah ke babak perempat final usai menyingkirkan wakil China, Wang Zheng Xing, pada pertandingan babak 16 besar.

Bertanding di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada hari Kamis malam, tanggal 22 Januari 2026, Alwi Farhan menunjukkan mental juara dengan bangkit setelah kehilangan gim pertama. Ia menuntaskan laga melalui pertarungan tiga gim dengan skor 15-21, 21-19, 21-16.

Pada gim pembuka, Alwi Farhan sempat unggul 14-12, namun gagal menjaga konsistensi permainan. Tekanan serangan Wang Zheng Xing yang agresif membuat Alwi Farhan kehilangan momentum hingga harus menyerahkan gim pertama.

[irp]

“Tidak mudah melawan Wang Zheng Xing. Secara serangan dia sangat kuat, smash-nya kencang,” ujar Alwi Farhan usai pertandingan, dilansir dari website resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), pada hari Jum’at, tanggal 23 Januari 2026.

Memasuki gim kedua dan ketiga, permainan Alwi Farhan mulai berkembang. Ia tampil lebih tenang dan mampu mengontrol tempo laga, meski Wang Zheng Xing tetap memberikan perlawanan sengit. Alwi Farhan terlihat efektif memanfaatkan bola-bola tanggung dan memaksa lawan melakukan kesalahan sendiri.

Pergerakan aktif dan variasi permainan, menjadi kunci keberhasilan Alwi Farhan dalam membalikkan keadaan. Ia juga berusaha menjaga emosi agar tetap fokus, terutama pada poin-poin krusial.

[irp]

“Antisipasinya saya harus lebih aktif dan bisa mengontrol permainan. Dari awal memang sempat tertekan, tapi di gim kedua dan ketiga, terutama di poin-poin akhir, saya bisa membalikkan keadaan,” ujar peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand itu.

Selebrasi yang kerap ditunjukkan Alwi Farhan sepanjang pertandingan, disebutnya sebagai cara untuk memompa semangat dan kepercayaan diri di lapangan. “Itu murni dari adrenalin saya sendiri. Saya memang cukup ekspresif dan butuh dorongan dari diri saya sendiri saat bertanding,” ungkap pebulutangkis berusia 20 tahun itu.

Kemenangan ini memastikan Alwi Farhan menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor tunggal putra Daihatsu Indonesia Masters 2026. Sebelumnya, dua wakil Indonesia lainnya harus terhenti lebih awal. Anthony Sinisuka Ginting mundur, akibat cedera pinggang saat menghadapi Jia Heng Jason Teh dari Singapura, sementara Moh Zaki Ubaidillah tersingkir setelah kalah dari Loh Kean Yew.

[irp]

Menanggapi kondisi tersebut, Alwi Farhan memilih untuk tetap fokus pada perjuangannya sendiri dan tidak ingin terbebani dengan situasi sektor tunggal putra secara keseluruhan. “Saya fokus ke pertandingan saya. Tidak mau memikirkan yang lain, harus tetap berpikir positif,” katanya.

Pada babak perempat final, Alwi Farhan dijadwalkan menghadapi wakil Jepang, Yushi Tanaka. Meski secara peringkat dunia Alwi berada di posisi ke-18 dan unggul tipis dari Tanaka yang berada di peringkat ke-20, Alwi belum pernah meraih kemenangan dalam dua pertemuan sebelumnya.

Pertemuan tersebut akan menjadi tantangan tersendiri bagi Alwi untuk melanjutkan langkahnya sekaligus menjaga asa tuan rumah di turnamen BWF level Super 500 ini. (try)

About tri ricki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *