BekisarMedia.id — Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, memaparkan visi besar sekaligus platform ideologis partai yang kini menjadi wadah institusional bagi gagasan politik Anies Baswedan. Pemaparan tersebut disampaikan Sahrin Hamid saat menjadi narasumber dalam program Beritasatu Utama, yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @BeritaSatuChannel, pada hari Senin, tanggal 19 Januari 2025.
Dalam kesempatan itu, Sahrin Hamid menegaskan bahwa .Gerakan Rakyat hadir dengan landasan ideologis yang kuat, dan tertanam dalam karakter setiap kadernya. Menurutnya, partai ini dibentuk untuk memperjuangkan visi keadilan sosial yang selama ini konsisten disuarakan oleh Anies Baswedan
“Visi dari partai ini adalah sebagaimana yang selama ini diperjuangkan oleh Mas Anies. Saat ini, gagasan tersebut tidak hanya hadir sebagai entitas personal, tetapi juga sudah didukung oleh entitas institusional. Visi kita jelas, Indonesia yang adil dan makmur,” ujar Sahrin Hamid, dilansir dari website resmi Gerakan Rakyat, pada hari Jum’at, tanggal 23 Januari 2026.
[irp]Ia menjelaskan, platform ideologis Gerakan Rakyat bertumpu pada upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai tersebut, kemudian diturunkan ke dalam karakter kader, yang dirumuskan dalam lima prinsip utama yang disebut Panca Dharma.
“Platform ideologis itu terpatri dalam karakter kader. Di dalam partai, kami menyebutnya sebagai panca dharma,” jelasnya.
Sahrin Hamid kemudian merinci lima prinsip Panca Dharma yang menjadi pedoman sikap dan perilaku setiap kader Gerakan Rakyat.
[irp]Prinsip pertama adalah religiusitas, yang menekankan pada internalisasi nilai Ketuhanan Yang Maha Esa serta kesadaran spiritual, dalam membangun hubungan antar sesama manusia dan dengan alam semesta.
Prinsip kedua adalah nasionalisme kerakyatan, yakni kecintaan terhadap tanah air yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.
Prinsip ketiga disebut kersa ksatria, yang menuntut setiap kader untuk memiliki keteguhan niat, kehendak baik, serta keberanian mewujudkannya dalam tindakan yang jujur dan bertanggung jawab.
[irp]Selanjutnya, prinsip keempat adalah kasih sayang, yang menekankan sikap empati, kerukunan, dan kepedulian terhadap sesama warga bangsa tanpa membedakan latar belakang.
Adapun prinsip kelima adalah integritas moral, yang dinilai sebagai fondasi utama dalam berpolitik. Menurut Sahrin, integritas tercermin dari keselarasan antara ucapan dan perbuatan.
“Setiap kader harus memiliki integritas moral. Apa yang dikatakan harus sesuai dengan apa yang dilakukan. Satunya kata dan satunya perbuatan ini menjadi hal yang penting, sekaligus langka di republik ini,” tegasnya.
[irp]Melalui pemaparan tersebut, Sahrin Hamid menegaskan komitmen Gerakan Rakyat untuk membangun politik berbasis nilai, etika, dan keberpihakan pada keadilan sosial sebagai cita-cita bersama. (ohs)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel





One comment
Pingback: Junjung Integritas, Sahrin Hamid Resmi Mundur dari Komisaris PT Jakpro - BekisarMedia.id