Gandeng Pemkab Muba, BSI Tawarkan Penguatan Open Banking dan Program Kemaslahatan

BEKISARMEDIA.ID — Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Toha Tohet, menyambut audiensi jajaran PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Palembang di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis, 3 September 2026.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama strategis, mulai dari layanan giro pemerintah daerah, implementasi sistem keuangan digital, hingga program kepedulian sosial dan kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Muba.

Turut mendampingi Bupati dalam audiensi ini, yakni Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Muba (H. Ardiansyah, S.E., M.M., Ph.D.), Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Muba (A. Zukashmir, S.STP., M.Ec.Dev.), Plt. Direktur RSUD Sekayu (Ucu Arunsang, S.KM., M.Kes.), serta Kabag Kerja Sama, Irfan, S.H., M.Si.

Penguatan Digitalisasi dan Open Banking

Area Manager BSI Palembang, Khoerul Wajid, menjelaskan bahwa pihaknya siap menghadirkan ekosistem digital yang terintegrasi bagi pemerintah daerah melalui Giro Pemerintah Daerah berbasis akad Mudharabah Mutlaqah.

“Melalui layanan ini, seluruh kebutuhan transaksi RKUD, BLUD, RSUD hingga BUMD dapat terintegrasi secara online. Sistem kami juga telah mendukung Cash Management System (CMS), pengiriman account statement bulanan, integrasi API dengan SIPD/SIMDA untuk SP2D Online, serta implementasi Open Banking yang menghubungkan E-BLUD, BUMD, E-Pendapatan, hingga Siskeudes,” ujar Khoerul Wajid.

Ia menambahkan, BSI saat ini mengelola 30 kantor cabang di wilayah Sumatra Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel), termasuk dua cabang di Kabupaten Muba yang mencatatkan pertumbuhan positif.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pemkab Muba. Dua cabang kami di Muba berkembang dengan baik, dan kami siap mendukung penuh transformasi digital layanan keuangan pemerintah daerah,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Muba Distribusikan 40 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Kolaborasi Program Kemaslahatan dan UMKM

Selain digitalisasi tata kelola keuangan, Khoerul Wajid memaparkan sejumlah program kemaslahatan yang dikembangkan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba. Di sektor kesehatan, BSI menyalurkan bantuan bagi balita stunting berupa paket sembako dan susu selama enam bulan melalui puskesmas, serta mendukung pasien tuberkulosis (TBC) melalui penyediaan obat OAT agar pengobatan tuntas.

Melalui kerja sama dengan RSUD Sekayu, BSI turut menjalankan program pelunasan tunggakan biaya rumah sakit bagi pasien dhuafa yang tidak mampu sebagai bagian dari jaring pengaman sosial.

Di samping itu, BSI berkomitmen mendukung peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM, pembiayaan perumahan subsidi, serta penyediaan dashboard interaktif untuk monitoring penyerapan anggaran dan digitalisasi retribusi daerah.

Komitmen Pemerintah Daerah

Menanggapi pemaparan tersebut, Bupati Kabupaten Muba, Toha Tohet, menyambut baik berbagai tawaran kolaborasi yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa digitalisasi keuangan harus berjalan seiring dengan upaya pengentasan masalah sosial dan peningkatan pelayanan publik.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Digitalisasi sistem keuangan daerah harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Yang terpenting, seluruh kolaborasi nanti benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat Muba,” tegas Toha Tohet.

Ia berharap, sinergi antara Pemkab Muba dan BSI semakin erat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *