Akses Jalan Desa Macang Sakti Diperbaiki Lewat Gotong Royong

Kesiapan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk Bebas Asap Tahun 2026

BEKISARMEDIA.ID — Pemerintah Kecamatan Sanga Desa bersama Pemerintah Desa Macang Sakti, pihak swasta, dan warga setempat, menggelar aksi gotong royong massal untuk memperbaiki kerusakan jalan di Desa Macang Sakti, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada hari Minggu, tanggal 24 Mei 2026.

Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan PT SAP dan pengelola sawmill (kilang penggergajian kayu) lokal ini, merupakan implementasi nyata dari instruksi Bupati Kabupaten Muba, Toha Tohet. Langkah taktis tersebut diambil guna mempercepat pemulihan infrastruktur penghubung agar mobilitas harian masyarakat tidak terganggu.

Akses jalan darat di wilayah pedalaman Sanga Desa ini, memegang peranan krusial bagi kehidupan warga, terutama sebagai jalur distribusi hasil bumi dan logistik utama antardesa.

BACA JUGA:  Pemkab Muba Turunkan Tim Guna Tindak Lanjut Laporan Bencana Tanah Longsor di Desa Rantau Panjang

Solusi Darurat Sumbatan Logistik dan Konektivitas Desa

Kondisi sebagian ruas jalan di Desa Macang Sakti, belakangan ini mengalami penurunan kualitas, akibat intensitas kendaraan bermuatan berat dan faktor cuaca. Jika dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan cepat, kerusakan jalan dikhawatirkan dapat memicu kenaikan biaya angkut komoditas perkebunan seperti kelapa sawit dan karet yang menjadi tumpuan ekonomi warga.

Camat Sanga Desa, Rusdiwan, menjelaskan bahwa perbaikan yang dilakukan secara swadaya dan gotong royong ini berfokus pada titik-titik kerusakan terparah agar kendaraan roda dua maupun roda empat bisa melintas dengan aman.

“Ini merupakan bentuk kepedulian bersama. Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pihak perusahaan, pengelola sawmill, dan masyarakat turun langsung bergotong royong memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga,” ujar Rusdiwan.

Ia menambahkan, pengurukan dan perataan jalan ini sifatnya merupakan penanganan darurat jangka pendek. Langkah ini diambil agar roda perekonomian masyarakat tidak mandek sembari menunggu realisasi program perbaikan permanen dari dinas terkait.

BACA JUGA:  Bupati Muba Kukuhkan Tim Pembina Posyandu Periode 2025–2030, Tegaskan Peran Strategis 6 SPM

Apresiasi Daerah Terhadap Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Keterlibatan aktif sektor usaha seperti PT SAP dan pengusaha kilang kayu dalam aksi ini, menunjukkan berjalannya fungsi tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) secara tepat sasaran. Sinergi ini dinilai meringankan beban daerah dalam merespons keluhan publik secara cepat.

Merespons aksi kompak di lapangan, Bupati Kabupaten Muba, Toha Tohet, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen masyarakat dan korporasi yang tanggap terhadap kondisi fasilitas umum di sekitar mereka.

“Pemkab Muba terus mendorong percepatan penanganan infrastruktur, terutama jalan yang menjadi akses utama masyarakat. Saya mengapresiasi semangat gotong royong semua pihak yang ikut turun langsung membantu perbaikan,” tegas Toha Tohet.

Ia menegaskan, kolaborasi segitiga antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan pilar penting dalam mengakselerasi pembangunan daerah. Terutama di wilayah pedesaan pelosok yang membutuhkan konektivitas memadai guna menopang stabilitas ekonomi sosial jangka panjang. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar