Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Pelantikan PC PMII Kota Pagar Alam periode 2025-2026 di Balai Kota Pagar Alam Selatan
SAH DILANTIK: Jajaran pengurus PC PMII Kota Pagar Alam periode 2025-2026 saat prosesi pelantikan yang dihadiri Wali Kota Ludi Oliansyah dan tokoh PB PMII. (BEKISARMEDIA.ID/HAIRUDIN)

Sah! Yudiansyah Nakhodai PMII Pagar Alam 2025-2026: Siap Jadi Lokomotif Perubahan di Bumi Besemah

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Sumatera Selatan

BEKISARMEDIA.ID — Suasana khidmat menyelimuti Gedung Balai Kota Pagar Alam Selatan saat jajaran pengurus baru PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pagar Alam resmi mengikrarkan janji setianya.

Di bawah kepemimpinan Yudiansyah, organisasi mahasiswa Islam terbesar ini, siap memulai masa khidmah periode 2025–2026 dengan semangat transformasi yang lebih segar di Bumi Besemah, Minggu, 2 November 2025.

Momentum pelantikan ini bukan sekadar pergantian wajah pengurus, melainkan peneguhan komitmen mahasiswa untuk menjadi mitra strategis sekaligus kontrol sosial bagi pembangunan daerah.

Membawa Nilai Aswaja ke Ruang Publik

Ketua PC PMII Kota Pagar Alam yang baru dilantik, Yudiansyah, menegaskan bahwa kepengurusannya akan fokus pada penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai fondasi gerakan.

Ia menyatakan siap membawa PMII berdiri tegak di garis perjuangan untuk membantu memajukan Pagar Alam, melalui kontribusi pemikiran dan aksi nyata di lapangan.

“Ini bukan sekadar seremoni. Kami siap berproses dan menjadi bagian dari gerak perubahan untuk kemajuan Pagar Alam,” ujar Yudiansyah dengan nada optimis.

Pesan Wali Kota: Jadikan Kritik Sebagai Gagasan Konstruktif

Kehadiran Wali Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Ludi Oliansyah, memberikan warna tersendiri dalam acara ini. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat juang yang ditunjukkan para kader PMII.

Ludi Oliansyah menekankan bahwa pemerintah daerah sangat membuka ruang kolaborasi, namun ia menantang para mahasiswa untuk naik kelas dalam menyampaikan aspirasi.

“Jadilah agen perubahan yang membawa gagasan, bukan hanya sekadar kritik. Kami butuh ide-ide segar dari mahasiswa untuk membangun kota ini bersama-sama,” ungkap Ludi Oliansyah.

PMII Sebagai Lokomotif Perubahan Nasional

Dukungan juga datang dari level nasional. Ketua Bidang Kaderisasi PB PMII, Acep Jamaluddin, yang hadir langsung dari Jakarta, membakar semangat para kader dengan orasi ilmiahnya.

Ia mengingatkan bahwa PMII lahir untuk menjadi lokomotif perubahan, bukan sekadar penonton sejarah, terutama dalam menjaga marwah pergerakan di tingkat cabang.

“Kita lahir untuk berjuang, berpikir, dan bertindak. Kaderisasi adalah napas kita, dan perjuangan adalah jalan pulang kita,” tegas Acep di hadapan puluhan kader yang hadir.

Senada dengan itu, Ketua PKC PMII Sumsel, Syaidina Ali, dan Mabincab PMII Pagar Alam, Drs. Tajeri, turut berpesan agar PMII tetap berpijak pada moralitas dan intelektualitas dalam menjaga masa depan bangsa. (ohs)

Baca juga :

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

About Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *