Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Sultan B. Najamudin, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Periode 2024-2029. (foto : dok. pribadi Sultan B. Najamudin)
Sultan B. Najamudin, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Periode 2024-2029. (foto : dok. pribadi Sultan B. Najamudin)

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Apresiasi Kebijakan Efisiensi Anggaran Dan Belanja Pemerintahan Prabowo Subianto

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Sumatera Selatan

BekisarMedia.id — Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Sultan Baktiar Najamudin, mengapresiasi langkah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang ingin melakukan efesiensi anggaran belanja dalam sistem pemerintahan.

Menurutnya, efisiensi yang tepat, akan menghasilkan cukup anggaran untuk dibelanjakan pada program-program prioritas. Efisiensi adalah budaya yang harus dimulai dalam pemerintahan, untuk mencegah kebocoran anggaran pemerintah pusat dan daerah.

“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh upaya presiden dalam mewujudkan efektivitas alokasi dan belanja pemerintah. Presiden memiliki pemahaman dan perhatian serius untuk memastikan penggunaan anggaran dapat tepat sasaran pada program prioritas pemerintah.” ujar Sultan Baktiar Najamudin, melalui keterangan resminya, yang diterima redaksi bekisarmedia.id pada hari Rabu, tanggal 29 Januari 2025.

Ia mengakui, kebijakan efisiensi anggaran tersebut menjadi hal cukup menentukan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja presiden yang mencapai 81 persen, pada 100 pertamanya. Mungkin, untuk pertama kali dalam sejarah, seorang kepala pemerintahan Republik Indonesia melakukan terobosan yang sangat berani seperti ini.

“Kami berharap kepada semua kementerian dan lembaga, untuk menindaklanjuti kebijakan efisiensi presiden Prabowo itu. Penghematan yang dilakukan, akan menentukan kualitas penyelenggaraan Program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis.” tegasnya.

Meski demikian, mantan wakil gubernur Bengkulu itu meminta agar kebijakan efisiensi anggaran tersebut tidak menyebabkan performa birokrasi dalam pelayanan publik kepada masyarakat, terganggu. Oleh karena itu, efisiensi yang tepat perlu diikuti dengan pendekatan inovasi dalam aktivitas pemerintahan.

“Efisiensi biasanya identik dengan inovasi. Jangan sampai efisiensi anggaran justru mengurangi kualitas pelayanan publik dan merugikan masyarakat.” pungkas Sultan Baktiar Najamudin. (ohs)

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

About Oyong Hairudin

Avatar photo
Wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi muda. Aktif meliput perkembangan olahraga, sepak bola, dan peristiwa daerah di Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *