BekisarMedia.id — Penantian panjang warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), akhirnya mulai terwujud.
Setelah enam tahun mengumpulkan dana dari infak dan sedekah, pembangunan ulang Masjid Baitul Huda resmi dimulai, pada hari Rabu, tanggal 1 April 2026.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Cik Ujang. Kehadirannya menjadi penyemangat bagi warga yang selama ini bergotong royong memperjuangkan pembangunan masjid yang sudah berusia lebih dari 30 tahun itu.

Masjid lama dinilai sudah tidak lagi memadai untuk menampung aktivitas ibadah dan kegiatan masyarakat. Karena itu, sekitar 80 kepala keluarga di Blok A Desa Mekar Jaya, sepakat melakukan rehabilitasi total.
Dana Swadaya Warga Jadi Modal Awal
Ketua panitia pembangunan, H. Tuhana, mengatakan, hingga saat ini dana yang berhasil dikumpulkan warga mencapai Rp210 juta.
Dana tersebut dihimpun secara bertahap selama enam tahun, melalui infak dan sedekah masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi alasan utama pembangunan masjid tetap bisa berjalan, meski kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

“Warga sepakat membangun ulang, karena kondisi masjid sudah kurang memadai. Nantinya masjid akan dibangun dengan ukuran 17 meter x 17 meter,” ujarnya.
Selain dana tunai, pembangunan juga mendapat tambahan bantuan material dari Wagub Sumsel berupa 100 sak semen dan 100 batang besi tulangan beton ukuran 8 milimeter.
Masjid Baitul Huda Diharapkan Jadi Pusat Kegiatan Warga
Dalam sambutannya, Cik Ujang menegaskan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan agama, silaturahmi, dan pembinaan karakter masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Masjid Baitul Huda dapat menjadi simbol kebersamaan warga dalam memperkuat nilai keagamaan dan kehidupan sosial di desa.

“Peletakan batu pertama ini menjadi simbol dimulainya ikhtiar besar untuk memperkuat nilai keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Wakil Bupati Kabupaten OKU Timur, M. Adi Nugraha Purna Yudha, juga mengapresiasi kekompakan warga Desa Mekar Jaya. Ia menilai, gotong royong dalam pembangunan masjid akan menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap lingkungan desa.
Ke depan, masjid baru ini diharapkan tidak hanya ramai saat salat berjama’ah, tetapi juga dimanfaatkan untuk pengajian, pendidikan Al-Qur’an, dan berbagai kegiatan sosial masyarakat. (ref)
BekisarMedia.id BekisarMedia.id menyajikan berita olahraga terkini, sepak bola nasional dan daerah, klasemen, transfer pemain, dan update kompetisi Indonesia.

