BEKISARMEDIA.ID — Wakil Gubernur Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Cik Ujang, mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, melakukan peninjauan langsung ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin.
Kunjungan kerja strategis ini dilakukan guna memastikan kesiapan dan optimalisasi infrastruktur terpadu, yang diproyeksikan untuk mendongkrak kesejahteraan 3.630 nelayan di kawasan pesisir tersebut.
Peninjauan ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program prioritas nasional yang digulirkan oleh pemerintah pusat.

Sinergi lintas sektor antara kementerian dan pemerintah daerah, terus diperkuat guna mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir Sumsel berbasis pada pemanfaatan potensi maritim lokal.
Fasilitas Lengkap Kampung Nelayan Pertama di Sumatera Selatan
Cik Ujang menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar dari pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor perikanan di Bumi Sriwijaya.
Kawasan KNMP Sungsang sendiri tercatat merupakan proyek percontohan kampung nelayan modern yang pertama di Sumsel. Untuk mendukung produktivitas operasional harian masyarakat setempat, kawasan pesisir ini ditopang oleh kekuatan armada mencapai 1.001 unit kapal nelayan.

Tidak hanya mengandalkan jumlah armada tangkap, area KNMP Sungsang juga telah bertransformasi dengan dilengkapi oleh 15 prasarana pendukung logistik perikanan yang terintegrasi.
Beberapa fasilitas vital yang sudah beroperasi di antaranya adalah pabrik es batu komersial, dengan kapasitas produksi mencapai 1 hingga 2 ton per hari, serta ruangan penyimpanan beku (cold storage) berskala besar dengan kapasitas daya tampung mencapai 10 ton.
Kehadiran rangkaian fasilitas pengolahan ini, dinilai sangat krusial bagi ekosistem kerja nelayan setempat. Sarana tersebut berfungsi secara efektif untuk menjaga rantai dingin (cold chain), sehingga stabilitas harga pasar dan kualitas mutu hasil tangkapan laut milik nelayan dapat terus dipertahankan dalam kondisi prima sebelum didistribusikan.
Usulan Ekspansi Integrasi ke Tujuh Kabupaten dan Kota
Melihat keberhasilan dan dampak positif dari implementasi proyek di Banyuasin, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel secara proaktif telah melayangkan usulan resmi kepada pemerintah pusat, untuk mereplikasi program KNMP di tujuh kabupaten dan kota lainnya di wilayah Sumsel yang memiliki wilayah perairan produktif.

Selain pengajuan perluasan kawasan kampung nelayan baru, Pemprov Sumsel juga mengusulkan percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) tambahan, serta akses jembatan permanen. Infrastruktur konektivitas ini sangat dibutuhkan untuk mempermudah jalur distribusi darat hasil laut menuju pusat perkotaan.
“Hadirnya fasilitas ini membantu nelayan menjaga mutu tangkapan agar tetap bernilai ekonomi tinggi. Kami juga berharap pemerintah pusat mengakomodasi usulan pengembangan KNMP di wilayah lain di Sumsel,” ujar Cik Ujang di sela-sela peninjauan.
Merespons hal tersebut, Menko Polkam, Djamari Chaniago, menegaskan komitmennya bahwa pusat akan terus mengawal integrasi program ini agar serapan manfaatnya berdampak langsung pada penguatan ekonomi nasional dari sektor hilirisasi maritim. (ohs)
baca juga :









2 komentar