BEKISARMEDIA.ID — Demam pesta sepak bola terbesar sejagat, Piala Dunia, mulai terasa denyutnya di Bumi Sriwijaya. Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, turun langsung ke tengah masyarakat di kawasan Kambang Iwak (KI), Kota Palembang, untuk membakar semangat sportivitas warga.
Dalam dialog interaktif bertajuk “Bola Gembira Menuju Piala Dunia bersama Gubernur Sumsel” pada hari Minggu, tanggal 3 Mei 2026, Herman Deru tidak canggung berbagi sisi personalnya. Di hadapan kerumunan warga yang tengah berolahraga pagi, Herman Derumengenang masa-masa dirinya aktif mengolah si kulit bundar.
“Masyarakat Sumsel ini sangat gemar nonton bola, dan kebetulan saya juga suka mainnya. Dulu sewaktu masih menjadi ASN di Pemprov, saya pernah menjadi bagian dari tim kesebelasan OPD,” ujar Herman Deru yang langsung disambut tepuk tangan riuh pengunjung.

Sepak Bola: Olahraga Rakyat yang Murah dan Meriah
Herman Deru menilai sepak bola memiliki daya pikat yang tidak dimiliki cabang olahraga lain. Sifatnya yang inklusif, membuat olahraga ini bisa dinikmati oleh siapa saja, tanpa memandang kasta sosial atau usia.
Menurut Herman Deru, sepak bola adalah definisi nyata dari olahraga rakyat karena mudah dimainkan, biayanya murah, namun suasana yang dihasilkan selalu meriah. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa euforia Piala Dunia selalu mampu menyatukan lintas generasi di Sumsel.

Kamu mungkin merasakan hal yang sama, dimana menonton bola bukan sekadar melihat pertandingan, tapi soal kebersamaan dan kegembiraan. Sinergi dengan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi diharapkan bisa membawa keseruan ini hingga ke pelosok desa di Sumsel.
Menyongsong Sejarah Baru Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 mendatang memang akan menjadi sejarah baru. Turnamen yang bakal digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 ini, akan menampilkan 48 negara peserta, sebuah peningkatan signifikan yang menjanjikan persaingan lebih ketat dan seru.
Kolaborasi tiga negara besar yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat sebagai tuan rumah, diyakini akan memberikan pengalaman menonton yang berbeda. Herman Deru berharap, gemuruh event dunia ini tidak hanya berhenti sebagai tontonan, tapi juga menjadi motivasi bagi bibit-bibit atlet muda di Sumsel.

“Melalui kegiatan Bola Gembira ini, saya berharap talenta muda sepak bola kita terpacu untuk terus berprestasi dan membawa harum nama olahraga nasional di masa depan,” pungkasnya. (ang)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel



