BekisarMedia.id — Performa Persebaya Surabaya di BRI Super League musim 2025/2026 sedang menjadi sorotan. Dalam beberapa pekan terakhir, tim berjuluk Bajul Ijo itu mengalami penurunan hasil yang berdampak langsung pada posisi di klasemen sementara.
Persebaya Surabaya kini harus turun ke peringkat ketujuh, setelah hanya mampu meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir. Rentetan hasil tersebut, menjadi sinyal bahwa tim sedang menghadapi masalah yang tidak sederhana.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan, kondisi ini tidak lepas dari berkurangnya persaingan di dalam skuad. Sejumlah pemain yang mengalami cedera, membuat pilihan pemain menjadi terbatas, sehingga intensitas latihan dan kualitas persaingan ikut menurun.
Baca juga : Arema FC Hadapi Situasi Sulit Jelang Laga Penting, Pemain Lokal Jadi Andalan Baru
Menurutnya, kompetisi internal merupakan faktor penting untuk menjaga performa tim. Tanpa tekanan dari sesama pemain, motivasi untuk tampil maksimal cenderung menurun. “Persaingan dalam tim sangat penting. Setiap pemain harus merasa perlu memberikan kemampuan terbaik, agar tetap berada di tim utama,” ujarnya.
Situasi yang terjadi saat ini justru berbanding terbalik. Absennya beberapa pemain kunci, membuat rotasi tidak berjalan optimal. Tim pelatih pun kesulitan melakukan variasi strategi, karena keterbatasan pilihan pemain.
Dampaknya terlihat di lapangan, terutama pada lini pertahanan yang menjadi lebih rentan. Kurangnya keseimbangan antar lini, membuat Persebaya kesulitan mempertahankan konsistensi permainan sepanjang pertandingan.
Baca juga : Persis Solo Genjot Persiapan di Yogyakarta, Hadapi Laga Penentuan di BRI Super League
Selain itu, penurunan performa ini juga berpengaruh pada kepercayaan diri tim. Dalam kompetisi yang ketat, kehilangan momentum dapat berdampak besar terhadap posisi klasemen sementara BRI Super League musim 2025/2026.
Bagi suporter, kondisi ini tentu menjadi perhatian. Persebaya Surabaya yang sebelumnya tampil kompetitif, kini harus berjuang untuk kembali menemukan ritme permainan terbaiknya.
Bernardo Tavares menegaskan bahwa situasi ini harus segera diperbaiki. Ia berharap, kondisi pemain yang cedera dapat segera pulih, sehingga persaingan dalam tim kembali terbentuk dan kualitas permainan meningkat.
Baca juga : Persebaya Kembali Latihan Usai Lebaran, Bangkit dari Kekalahan Telak Jadi Misi Utama
“Jika kami memiliki lebih banyak pemain yang tersedia, maka persaingan akan kembali hidup dan tim bisa berkembang,” kata Bernardo Tavares, dilansir dari ileague.id.
Dalam konteks kompetisi, fase ini menjadi momen krusial bagi Persebaya Surabaya. Kemampuan tim untuk bangkit, akan sangat menentukan peluang mereka bertahan di papan atas hingga akhir musim.
Perbaikan performa tidak hanya penting bagi tim, tetapi juga berdampak pada kepercayaan publik dan semangat suporter yang selama ini menjadi kekuatan tambahan di setiap pertandingan. (try)
BekisarMedia.id BekisarMedia.id menyajikan berita olahraga terkini, sepak bola nasional dan daerah, klasemen, transfer pemain, dan update kompetisi Indonesia.


2 comments
Pingback: Persib Bandung Tingkatkan Kebugaran Usai Lebaran, Bidik Performa Maksimal di Sisa Musim - BekisarMedia.id
Pingback: Persib Bandung Masih Kokoh di Puncak Klasemen BRI Super League Hingga Pekan ke 25 - BekisarMedia.id