Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Gubernur Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah dalam Rapat Paripurna ke-33 DPRD Sumsel, hari Senin, tanggal 30 Maret 2026. (BEKISARMEDIA.iD/REFNI)
Gubernur Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah dalam Rapat Paripurna ke-33 DPRD Sumsel, hari Senin, tanggal 30 Maret 2026. (BEKISARMEDIA.iD/REFNI)

Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Lampaui Nasional, Herman Deru Paparkan Capaian dan Tantangan Tahun 2026

BekisarMedia.id — Gubernur Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah dalam Rapat Paripurna ke-33 DPRD Sumsel, hari Senin, tanggal 30 Maret 2026.

Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Herman Deru menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai 5,33 persen, atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

Rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Sumsel itu, dipimpin oleh Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, dan dihadiri unsur pimpinan dewan, anggota DPRD, serta jajaran organisasi perangkat daerah.

Dalam laporannya, Herman Deru menyampaikan bahwa kinerja pembangunan Sumsel sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif di sejumlah sektor utama.

Gubernur Provinsi Sumatra Selatan, Herman Deru, menghadiri Rapat Paripurna ke 33 DPRD Sumsel, pada hari Senin, tanggal 30 Maret 2026, dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)
Gubernur Provinsi Sumatra Selatan, Herman Deru, menghadiri Rapat Paripurna ke 33 DPRD Sumsel, pada hari Senin, tanggal 30 Maret 2026, dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)

Selain pertumbuhan ekonomi yang melampaui angka nasional sebesar 5,11 persen, tingkat pengangguran terbuka di Sumsel juga turun menjadi 3,89 persen.

Tidak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Sumsel, disebut menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia.

Menurut Herman Deru, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, legislatif, hingga masyarakat.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen, sekaligus menjadi bahan refleksi untuk terus melangkah lebih baik ke depan,” ujar Herman Deru dalam rapat tersebut.

Gubernur Provinsi Sumatra Selatan, Herman Deru, menyapa Anggota DPRD Sumsel, saat menghadiri Rapat Paripurna ke 33 DPRD Sumsel, pada hari Senin, tanggal 30 Maret 2026, dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)
Gubernur Provinsi Sumatra Selatan, Herman Deru, menyapa Anggota DPRD Sumsel, saat menghadiri Rapat Paripurna ke 33 DPRD Sumsel, pada hari Senin, tanggal 30 Maret 2026, dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)

Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pada tahun 2026.

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain penurunan angka kemiskinan, percepatan penanganan stunting, pemerataan infrastruktur dasar, hingga peningkatan daya saing daerah.

Selain itu, pemerintah juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana di wilayah-wilayah rawan. Langkah ini dinilai penting, karena Sumsel memiliki sejumlah daerah yang rentan terhadap banjir, kebakaran hutan dan lahan, serta bencana alam lainnya.

Untuk mendukung target pembangunan ke depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel akan melanjutkan sejumlah program strategis.

Salah satunya adalah pembangunan New Palembang Port, yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas logistik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Provinsi Sumatra Selatan, Herman Deru, menghadiri Rapat Paripurna ke 33 DPRD Sumsel, pada hari Senin, tanggal 30 Maret 2026, dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)
Gubernur Provinsi Sumatra Selatan, Herman Deru, menghadiri Rapat Paripurna ke 33 DPRD Sumsel, pada hari Senin, tanggal 30 Maret 2026, dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)

Pemprov Sumsel juga akan memperkuat Program Sumsel Berkat, membangun rumah sakit bertaraf internasional, serta mengembangkan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan atau GSMP dan program food estate.

Di sektor pertanian, fokus diarahkan pada peningkatan produksi pangan dan dukungan terhadap petani. Sementara di bidang infrastruktur, pemerintah akan melanjutkan pembangunan dan pemeliharaan jalan, memperluas akses internet desa, menyediakan rumah layak huni, serta meningkatkan konektivitas antar wilayah.

Pada bidang sosial dan budaya, Herman Deru menegaskan bahwa Sumsel tetap berkomitmen menjaga toleransi antar umat beragama. Pemerintah juga mendorong pembangunan taman seni budaya dan pelestarian aksara ulu, sebagai bagian dari identitas lokal masyarakat Sumsel.

Di akhir paparannya, Herman Deru menegaskan tentang pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Menurutnya, good and clean government menjadi fondasi utama untuk menciptakan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Sumsel. (ref)

Ditulis oleh : Refni Silfiani | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *